Peringati HUT Ke-26, DWP Kukar Gelar Khitanan Massal untuk 20 Anak

Peringati HUT Ke-26, DWP Kukar Gelar Khitanan Massal untuk 20 Anak
Ketua DWP Kukar Yulaikah Sunggono menghampiri salah satu anak peserta khitanan massal di Sekretariat DWP Kukar, Selasa (16/12/2025). (kukarpaper)

KUTAI KARTANEGARA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) diisi agenda sosial oleh DWP Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Yakni menggelar kegiatan khitanan massal yang diikuti oleh 20 anak, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Sekretariat DWP Kabupaten Kukar dan dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kukar, Yulaikah Sunggono. Khitanan massal ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT DWP yang mengusung semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Yulaikah Sunggono menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata DWP Kukar dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di daerah.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi Dibandingkan Sebelum Pandemi

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak yang telah dikhitan dapat merasakan manfaatnya serta memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini,” ujar Yulaikah.

Selain layanan khitan gratis, para peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan, khususnya terkait perawatan dan kebersihan pasca khitan. Edukasi tersebut diberikan untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik dan mencegah risiko infeksi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DWP Kabupaten Kukar serta masyarakat sekitar yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan acara. 

Baca Juga  Kapolri Minta Maaf Soal Tragedi Ojol Terlindas

DWP Kukar juga menggandeng tenaga kesehatan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dalam pelaksanaan khitanan massal tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mendukung kegiatan hari ini,” ucap Yulaikah.

DWP Kukar berharap kegiatan khitanan massal dapat menjadi agenda rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan pendidikan generasi muda. (fjr)