Dikucur Bankeu Puluhan Miliar, Waduk Kanaan Bontang Mulai Dibangun Tahun 2026

Dikucur Bankeu Puluhan Miliar, Waduk Kanaan Bontang Mulai Dibangun Tahun 2026
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (baju putih) saat mengunjungi Bontang, Senin (29/12/2025). (Hudais TP/Adpimprov)

BONTANG – Pembangunan Bendung atau Waduk Kanaan di Bontang saat ini masih dalam tahap perencanaan dan persiapan. Dengan pekerjaan fisik utama dijadwalkan dimulai pada tahun 2026.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama wakilnya Seno Aji, Senin (29/12/2025). Kata Rudy, berkaitan realisasi pembangunan Waduk Kanaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim memberikan bantuan keuangan (bankeu) melalui APBD tahun anggaran 2025 untuk peningkatan saluran drainase di Kelurahan Kanaan senilai Rp55 miliar.

“Ya bankeu kita tidak seberapa Pak Wakil. Tapi ya semoga bisa maksimal mempercepat pembangunan waduk untuk mengatasi masalah banjir di Bontang ini,” kata dia kepada Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Agus Haris yang turut mendampingi kunjungan.

Baca Juga  Herry Asdar Imbau Masyarakat Patuhi Titah Sultan Selama Prosesi Belimbur

Rudy memaklumi perubahan iklim dan kondisi lingkungan berdampak pada kota penghasil pupuk dan gas alam cair ini. Khususnya kerap terjadi banjir ketika intensitas hujan cukup tinggi.

“Bertahap kita kerjakan Pak Wakil dan kami komitmen untuk pembangunan infrastruktur, termasuk waduk selain mengatasi banjir juga pengairan kawasan pertanian untuk mendukung target swasembada pangan kita,” sebut Rudy.

Baca Juga  Pemprov Pastikan Stok Beras di Kaltim Aman hingga Idulfitri

Selain waduk, dia juga meninjau proyek Bankeu Rekonstruksi Trotoar dan Drainase Jalan Yos Sudarso Kota Bontang senilai Rp25 miliar yang terkoneksi dengan Sungai Bontang/Waduk Kanaan. Wawali Bontang Agus Haris menjelaskan Waduk Kanaan menjadi bagian strategi utama Pemkot Bontang dalam meredam luapan air hujan di kawasan padat penduduk.

“Kami menyiapkan proyek besar untuk mengatasi banjir dengan membangun waduk akan mulai pada 2026 di Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat,” ungkapnya.

Pembangunan waduk merupakan proyek tahun jamak (multi-years contract/MYC) dengan total alokasi anggaran hingga Rp274 miliar dari Pemkot Bontang dan Pemerintah Provinsi Kaltim. (xl)