DPRD Kaltim Temukan Kekurangan SDM dan Fasilitas di RSUD AMS II

SAMARINDA — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelayanan dan pengembangan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II Samarinda. Dari hasil sidak tersebut, DPRD menemukan sejumlah persoalan, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia (SDM) hingga kondisi fasilitas rumah sakit yang belum optimal.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba, menyebut masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur.

“Kami menemukan banyak kekurangan, terutama dari sisi SDM yang masih sangat terbatas. Dari total 50 tempat tidur yang tersedia, baru 13 bed yang dapat difungsikan,” ujar Baba, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga  Komisi II Bakal Perjuangkan Aspirasi Pedagang Pasar Pagi

Keterbatasan tersebut, lanjutnya, disebabkan oleh sejumlah ruangan yang belum bisa digunakan akibat kerusakan bangunan. Bahkan, beberapa ruang membutuhkan rehabilitasi secara menyeluruh agar dapat kembali beroperasi.

“Untuk persoalan ini, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan apakah kerusakan yang terjadi masih dalam masa pemeliharaan atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, DPRD Kaltim juga akan melakukan komunikasi lanjutan dengan dinas terkait, termasuk Dinas Kesehatan, guna menentukan langkah perbaikan yang harus segera diambil.

Baca Juga  Siap Gelar PSU, Kelurahan Maluhu Punya TPS dengan Konsep Menyegarkan

“Banyak hal yang perlu kami rekap dan pastikan, termasuk status kewajiban pemeliharaan bangunan. Jika ingin dioptimalkan, seluruh SDM harus dipersiapkan agar 50 bed tersebut dapat difungsikan secara maksimal,” tambah Baba.

Dari sisi fisik bangunan, DPRD menemukan adanya kebocoran di beberapa titik, terutama rembesan air dari lantai dua yang berdampak langsung pada ruang operasi di bawahnya. Kondisi tersebut menyebabkan suhu ruangan tidak stabil, sehingga ruang operasi terpaksa tidak dapat digunakan. (Zu)