Puja Sera Tenggarong Beroperasi April, Pemkab Kukar Buka Kesempatan UMKM Lokal

Puja Sera Tenggarong Beroperasi April, Pemkab Kukar Buka Kesempatan UMKM Lokal
Kepala Bidang Pengembangan UKM DiskopUKM Kukar Fathul Alamin saat ditemui. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersiap meresmikan pusat kuliner dan UMKM yang berlokasi di Kecamatan Tenggarong. Kawasan yang kerap disebut Puja Sera itu dijadwalkan mulai beroperasi pada April mendatang, sekaligus menjadi ruang baru bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk unggulan.

Kepala Bidang Pengembangan UKM DiskopUKM Kukar Fathul Alamin, mengatakan pembangunan kawasan tersebut telah diselesaikan Dinas Pekerjaan Umum pada 2025. Tahun ini, Pemkab Kukar fokus mempersiapkan pengisian tenan oleh pelaku UMKM.

“Memang fungsinya untuk kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Di situ masyarakat bisa berkumpul sekaligus menikmati produk UMKM. Tahun 2026 ini mulai kita fungsikan untuk pengisian tenan-tenan UMKM,” ujarnya saat ditemui di Kantor DiskopUKM, Rabu (14/1).

Baca Juga  Pemprov Kaltim Apresiasi KPU Proaktif Komunikasi dengan Calon Pemilih untuk Gunakan Hak Suara

Fathul menyebut, Puja Sera juga akan berperan sebagai galeri UMKM Kukar. Selama ini, Kukar belum memiliki ruang khusus untuk memajang produk khas daerah secara terpusat.

“Harapannya nanti di sana bisa menampilkan berbagai produk khas Kutai Kartanegara. Dan pelaku UMKM yang terlibat semuanya murni dari Kukar,” jelasnya.

DiskopUKM Kukar tengah menyiapkan mekanisme pendaftaran bagi UMKM yang ingin menempati tenan. Fathul menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar.

“Dalam waktu dekat pendaftaran akan kita umumkan. Semua UMKM bebas mendaftar,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik, Diskominfo Kukar Gelar Rakor PPID

Namun, seluruh calon pengisi tenan akan melalui proses kurasi. Penilaian mencakup jenis dan kualitas produk, legalitas usaha, portofolio pengalaman, hingga strategi pemasaran di media sosial.

“Itu semua akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan UMKM mana yang layak masuk Puja Sera,” tambahnya.

Dari total kapasitas yang tersedia, sebanyak 50 tenan akan difungsikan pada tahap awal. Pembagiannya terdiri dari tenan makanan, minuman, serta ruang khusus untuk produk oleh-oleh dan kerajinan.

“Totalnya ada 50 tenan. Nanti kita bagi sesuai jenis produk—makanan, minuman, dan kerajinan,” jelas Fathul.

Baca Juga  PAD Jadi Fokus Penguatan, Kukar Diminta Kurangi Ketergantungan pada DBH

Pihaknya menargetkan peluncuran Puja Sera dilakukan pada bulan April, dan rencananya akan bersamaan dengan peresmian gedung ekonomi kreatif (ekraf) yang digarap bersama Dinas Pariwisata. (fjr)