KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh persiapan Festival Kota Juang di Kecamatan Sangasanga telah tuntas. Festival yang berlangsung selama tujuh hari itu tetap menghadirkan pesta rakyat dan hiburan meski sebelumnya sempat diwacanakan untuk ditiadakan.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin usai memimpin rapat finalisasi pelaksanaan festival di Rumah Jabatan pada Senin (19/1/2026) malam.
“Setelah kami lakukan finalisasi, semua persiapan sudah aman. Pesta rakyat tetap kami selenggarakan, meskipun sempat direncanakan untuk ditiadakan,” kata Rendi di Tenggarong.
Festival tahun ini tetap menghadirkan hiburan rakyat, lomba-lomba yang melibatkan masyarakat, serta expo yang menampilkan potensi daerah. Selain agenda rutin, panitia juga menyiapkan kegiatan khusus berupa peresmian sebuah patung yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Kota Juang.
Seluruh kegiatan dirancang dengan konsep sederhana tanpa mengurangi kemeriahannya. Rendi menjelaskan, pembiayaan festival bersumber dari alokasi kolaboratif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar.
“Total anggaran kolaborasi dari OPD sekitar Rp1,2 miliar untuk tujuh hari kegiatan, mencakup agenda rutin maupun tambahan,” ujarnya.
Rendi berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan mendapat dukungan masyarakat. Dia menekankan bahwa festival ini memiliki peran penting dalam menjaga tradisi serta identitas budaya lokal yang melekat pada sejarah Sangasanga.
“Harapannya, kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Festival ini harus tetap menjadi ruang bagi pelestarian budaya Sanga-Sanga,” tegas Rendi. (fjr)












