Tekan Malnutrisi Anak Sekolah, Pemkab Kukar Perkuat Kemitraan dengan Dunia Usaha

Tekan Malnutrisi Anak Sekolah, Pemkab Kukar Perkuat Kemitraan dengan Dunia Usaha
Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kukar. (Dok. Humas Pemkab)

KUTAI KARTANEGARA – Upaya menurunkan angka malnutrisi anak usia sekolah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mendapat dukungan sektor swasta melalui Program JAPFA for Kids 2025. Pemerintah daerah menegaskan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi kunci mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak di tingkat sekolah dasar.

Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat mewakili Bupati Kukar, menyampaikan bahwa program yang dijalankan bersama PT Suri Tani Pemuka (STP) tersebut telah menunjukkan dampak nyata terhadap perbaikan gizi dan perilaku hidup sehat anak.

“Program JAPFA for Kids bukan hanya memberikan intervensi gizi, tetapi juga membangun kebiasaan sehat di lingkungan sekolah. Ini sejalan dengan misi kami mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ujarnya saat membuka kegiatan diseminasi program di Aula Dinas Kesehatan Kukar, Rabu (21/1).

Baca Juga  Pemerintah PPU Serahkan Pengelolaan Gebyar UMKM dan Pentas Seni ke Komunitas Lokal

Program yang menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong tersebut diikuti sekitar 1.807 siswa. Intervensi gizi dilakukan melalui distribusi telur harian sebanyak 24 kali dengan total lebih dari 50 ribu butir telur untuk 121 anak penerima manfaat. Tingkat konsumsi mencapai 95,03 persen, yang menunjukkan partisipasi aktif siswa dan dukungan pihak sekolah.

Pemkab Kukar mencatat adanya penurunan signifikan jumlah anak malnutrisi, dari 130 anak menjadi 59 anak per akhir 2025. Selain pemenuhan gizi, sekolah mitra rutin menggelar Hari Sehat JAPFA setiap pekan dengan aktivitas senam gizi seimbang, pembiasaan bekal makanan bergizi, edukasi PHBS, dan cuci tangan pakai sabun.

Baca Juga  Ratusan Peserta Ikuti Jalan Sehat Peringati HUT Ke-52 Korpri di Kaltim

Menurut Taufik, keberhasilan tersebut tercapai berkat peran guru, fasilitator, orang tua, dan pendamping desa/kelurahan yang aktif memastikan kegiatan berjalan konsisten.

Program JAPFA for Kids juga disebut mendukung visi “Kukar Idaman Terbaik”, terutama pada misi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta bersinergi dengan program pendidikan daerah seperti subsidi penunjang sekolah dan beasiswa bagi keluarga kurang mampu.

Dia menegaskan bahwa upaya perbaikan gizi anak merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia daerah.

Baca Juga  DPMD Kukar Dorong Desa Miliki Akses Perbankan

“Masa depan Kukar ada di tangan generasi muda. Karena itu, mari terus awasi gizi anak, tingkatkan kedisiplinan hidup bersih, dan biasakan budaya sehat sejak dini,” tutupnya. (fjr)