Ragam  

Kisah Lathifah Azmi, Siswi Berprestasi Kaltim yang Kantongi Sebelas LOA Kampus Luar Negeri

Kisah Lathifah Azmi, Siswa Berprestasi Kaltim yang Kantongi 11 LOA Kampus Luar Negeri
Lathifah Azmi. (istimewa)

SAMARINDA – Di usianya yang masih 17 tahun, Lathifah Azmi sudah menorehkan prestasi membanggakan. Siswi kelas 12 SMAN 10 Samarinda ini berhasil mengantongi 11 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai kampus ternama luar negeri. 

Dikutip dari web Pemprov Kaltim, perjalanan capaian Lathifah tidak instan. Awalnya, keinginan untuk melanjutkan studi ke luar negeri sempat mendapat keraguan dari orang tua. Namun titik balik terjadi ketika sekolahnya masuk dalam program pendidikan, Sekolah Garuda Transformasi dari Kemendiktisaintek yang membuka wawasan lebih luas tentang peluang kuliah internasional.

“Dari situ orang tua mulai luluh dan akhirnya mengizinkan saya kuliah ke luar negeri,” ujarnya saat diwawancara Diskominfo Kaltim, Ahad (5/4/2026). 

Berbekal semangat dan persiapan matang, Lathifah mulai aktif mencari informasi seputar LoA, tes IELTS, hingga strategi pendaftaran kampus. Hasilnya dia berhasil diterima di berbagai universitas bergengsi, seperti Monash University, University of Western Australia, hingga Arizona State University dengan beragam jurusan di bidang teknik. 

Baca Juga  Gempa Guncang DIY-Jateng, Putuskan Jaringan Listrik dan Rusak Rumah

Saat ini, Lathifah juga tengah menunggu LoA dari kampus impiannya, Pennsylvania State University, USA.  

Dari sekian banyak pilihan, alumni SMPIT Cordova ini mengaku paling tertarik pada jurusan Aerospace Engineering atau Teknik Dirgantara. Baginya, bidang ini menawarkan pengalaman belajar yang dinamis dan menantang.

“Biasanya kegiatannya lebih banyak di luar dan berhubungan dengan mesin, itu yang membuat saya tertarik,” ujar gadis pecinta anime ini. 

Meski sempat menghadapi tantangan, seperti skor IELTS yang belum sesuai target, Lathifah tidak menyerah. Ia justru menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.

Baca Juga  Layanan Bajaj Aplikasi di Tenggarong Masih Terkendala Perda dan Izin Operasional

Menariknya, di balik segudang capaian tersebut, Lathifah tetap menyiapkan rencana cadangan. Jika suatu saat rencana kuliah ke luar negeri belum terwujud, ia siap melanjutkan pendidikan di dalam negeri. Salah satunya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Selain berprestasi di bidang akademik, anak tunggal dari pasangan Muhamad Erwin Agus Alimadi dan Eva Farisah ini juga merupakan penghafal Al Qur’an. Sebagai pelajar, dirinya menyimpan harapan besar. Ia ingin sukses dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Dia juga berharap pemerintah dapat terus mendukung akses pendidikan internasional bagi generasi muda.

Baca Juga  "Tenggarong Art Festival" Jadi Ajang Unjuk Karya Seni Rupa Kukar

“Kesempatan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk bangsa. Ilmu yang kami dapatkan pasti akan kami kembalikan untuk Indonesia,” tegasnya. 

Ke depan, Lathifah menargetkan untuk melanjutkan studi hingga jenjang magister. Sesegera mungkin setelah menyelesaikan S1. (xl)