KUKAR IDAMAN SEP 26

Ribuan Pelajar Madrasah Semarakkan Pawai 1 Muharam di Tenggarong

Ribuan Pelajar Madrasah Semarakkan Pawai 1 Muharam di Tenggarong
Suasana menjelang pawai 1 Muharram di Masjid Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Suasana peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Tenggarong berlangsung meriah. Lebih dari seribu pelajar dari tiga madrasah mengikuti pawai yang dipusatkan di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan tersebut berjalan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan madrasah.

Kepala MTsN 1 Kutai Kartanegara (Kukar) Nasruddin Zainuddin yang juga Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, pawai berlangsung lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun panitia.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pawai Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah berjalan dengan baik dan lancar. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai lebih dari seribu orang,” kata Nasruddin saat dihubungi.

Baca Juga  Banyak Keluhan Pelayanan, Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Panggil BPJS Kesehatan

Dia menjelaskan, peserta pawai berasal dari tiga madrasah, yakni MTsN 1 Kukar, MTs PPKP Ribathul Khail Tenggarong, dan MTs Al-Kautsar. Keterlibatan ribuan pelajar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Rute pawai dimulai dari Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong menuju Jembatan Baru, kemudian melintasi kawasan samping pasar, Jalan Imam Bonjol, lalu kembali melewati Jembatan Baru dan berakhir di titik awal.

“Untuk rute pawai tidak terlalu jauh. Start dan finish sama-sama berada di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong,” ujarnya.

Baca Juga  Berada di Papan Atas Klasemen Liga 1, Borneo FC Tak Mau Jemawa

Nasruddin menyebut, peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi dan hijrah menuju perubahan yang lebih baik, terutama bagi para peserta didik di lingkungan madrasah.

Dia berharap semangat hijrah dapat mendorong peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik siswa, sekaligus memperkuat pembentukan karakter, akhlak, dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap tahun ini menjadi lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi prestasi maupun perubahan sikap, perilaku, akhlak, dan etika peserta didik,” tuturnya.

Nasruddin menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah memperkuat syiar Islam dan menunjukkan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman di Kutai Kartanegara.

Baca Juga  Agen Tambah Pasokan Jelang Idulfitri, Pastikan Stok LPG 3 Kg di Kukar Aman

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah syiar Islam. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa madrasah turut berperan dalam menyiarkan ajaran Islam di Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (fjr)