KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara menyiapkan kuota beasiswa bagi 3.500 santri pada 2026. Namun hingga kini data dari Kementerian Agama (Kemenag) baru mencatat 2.662 santri, sehingga masih ada ratusan kuota yang disiapkan untuk mengakomodasi santri yang belum terdata.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Fathul Alamin mengatakan, penambahan kuota dilakukan karena masih ada pondok pesantren (ponpes) yang belum melengkapi data santri. Termasuk data santri baru pada tahun ajaran 2026.
“Data yang kami terima dari Kementerian Agama saat ini sebanyak 2.662 santri. Sementara kuota yang kami siapkan tahun ini sebanyak 3.500 santri,” ujarnya di Masjid Agung SAMS Tenggarong, Ahad (5/7/2026).
Menurut Fathul, pemerintah sengaja menyediakan kuota lebih banyak agar seluruh santri yang memenuhi syarat dapat terakomodasi. “Harapannya seluruh santri, termasuk santri baru tahun ini, juga bisa mendapatkan beasiswa tersebut,” katanya.
Program beasiswa santri menjadi salah satu skema baru dalam Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tahun 2026. Bantuan diberikan sebesar Rp250 ribu setiap bulan atau Rp3 juta selama satu tahun.
Berbeda dengan skema beasiswa lainnya, penerima tidak perlu mengajukan pendaftaran. Pemerintah menggunakan data santri yang terdaftar di Kementerian Agama sebagai dasar penetapan penerima.
“Selama pondok pesantrennya terdaftar di Kementerian Agama dan santrinya merupakan warga Kutai Kartanegara, maka secara otomatis akan menerima Rp250 ribu per bulan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing santri,” kata Fathul.
Dia menegaskan beasiswa tersebut hanya diperuntukkan bagi santri yang ber-KTP Kukar dan menempuh pendidikan di pondok pesantren yang berada di wilayah Kukar. Penyaluran dana akan dilakukan langsung ke rekening atas nama masing-masing santri.
Untuk membuka rekening, Pemkab Kukar bekerja sama dengan Bank Kaltimtara. Bagi santri yang masih di bawah umur, pembukaan rekening dilakukan dengan pendampingan orang tua.
Pada 2026, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sekitar Rp56 miliar untuk program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik yang menyasar 7.200 penerima. Dari jumlah tersebut, 3.500 kuota dialokasikan khusus bagi santri ponpes. (fjr)












