KUKAR IDAMAN SEP 26

Pemadaman Listrik Berulang di Balikpapan, Ini Respons Bahlil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Humas Kementerian ESDM)

BALIKPAPAN – Pemadaman listrik berulang kali mengganggu aktivitas warga Balikpapan, Kalimantan Timur, dalam beberapa hari terakhir. Dalam sehari, listrik dilaporkan padam hingga dua kali dengan durasi mencapai beberapa jam.

Gangguan pasokan listrik tersebut terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, Balikpapan Timur, Balikpapan Selatan hingga Balikpapan Kota.

Di Balikpapan Timur, misalnya, listrik padam pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 18.00–21.00 Wita. Gangguan kembali terjadi keesokan harinya, Selasa (20/10/2026), sekitar pukul 13.00–16.00 Wita.

Pemadaman berulang membuat warga harus menyesuaikan kegiatan sehari-hari. Kondisi ini juga berpotensi menghambat operasional usaha dan pelayanan yang bergantung pada pasokan listrik.

Baca Juga  Parade Gender Kaltim Tampilkan Perempuan Berjasa dan Berprestasi

Sebelumnya, PLN mengumumkan pemadaman pada Senin (19/10/2026). Dalam keterangannya, perusahaan menyebut gangguan pada sejumlah pembangkit berdampak terhadap pasokan listrik di sebagian wilayah kerja PLN ULP Balikpapan Selatan.

Sejumlah kawasan yang terdampak antara lain Jalan Stalkuda, Rutan, Lapas, SPN Brimob, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Pupuk, kawasan Uniba, Jalan Mulawarman, PJHI, Jalan Pemuda, AURI, Batakan, Prona, Jalan Telaga Mas, Perumahan Borneo Paradiso, Palm Hills, dan Daksa.

Namun, pengumuman tersebut belum menjelaskan secara terperinci gangguan yang terjadi pada pembangkit maupun penyebabnya. Belum ada pula keterangan lebih lanjut dalam informasi yang dihimpun mengenai langkah penanganan untuk mencegah pemadaman kembali terjadi.

Baca Juga  Hasto Kristiyanto Ditahan KPK, Megawati Instruksikan Kader Tak Ikuti Retret Kepala Daerah

Padahal, gangguan listrik di Balikpapan disebut telah berlangsung sejak September 2026. Berulangnya pemadaman membuat kepastian mengenai penyebab gangguan dan pemulihan pasokan menjadi penting bagi masyarakat.

Persoalan ini juga mencuat saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berkunjung ke Kalimantan Timur untuk menghadiri peresmian pengembangan proyek Jangkrik North East 6 (JNE-6) dan Lapangan Maha-South Hub.

Saat ditanya mengenai pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, Bahlil belum memberikan penjelasan mengenai penyebab maupun penanganannya. Ia meminta persoalan tersebut dikonfirmasi kepada PLN.

Baca Juga  Berpotensi Ganggu Keutuhan Bangsa, Pemerintah Tegaskan LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter

“Iya, ya, nanti dengan PLN ya, nanti dengan PLN. Saya hari ini bicara tentang migas dulu ya. Terima kasih ya, teman-teman ya,” tutupnya. (zu)