SAMARINDA – Kasus seorang siswa kurang mampu bernama Musdalifah asal Samarinda mengundang perhatian sejumlah pihak. Tak hanya dari unsur pemerintahan, TNI dan Polri, melainkan juga dari kalangan swasta.
Keterbatasan Musdalifah saat bersekolah ini turut mengundang perhatian Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli. Ia datang bersama jajaran ke rumah Musdalifah pada Selasa (7/6/2022).
Dalam rombongan tersebut turut hadir perwakilan perusahaan PT Mahaguna Karya Indonesia (MKI) dan PT Multi Harapan Utama (MHU).
Suasana pertemuan Kapolresta dengan Musdalifah yang sehari-hari tinggal bersama bibi kandungnya pun terasa hangat. Begitu juga sambutan pihak keluarga yang turut menggelar makan bersama dengan jajaran kepolisian.
Makanan yang dibawa oleh pihak Polres Samarinda itu disantap gembira oleh Musdalifah.
Musdalifah mendapat sejumlah bantuan. Di antaranya ponsel, uang tunai, perlengkapan belajar, sembako, tas sekolah dan lainnya. Bocah yang sehari-hari membantu tantenya berjualan di warung ini mengaku senang lantaran mendapat perhatian langsung jajaran Polresta Samarinda.
“Rasanya senang sekali. Handphone-nya bagus,” kata Musdalifah tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

Kombes Pol Ary Fadli menyampaikan hal ini memang menjadi atensi jajarannya. Dia juga menegaskan, kedatangan pihak kepolisian ke rumah Musdalifah untuk memberikan semangat dan bimbingan kepada Musdalifah agar tetap mau sekolah.
“Kami ingin memberikan semangat agar tetap mau belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Bantuan tadi handphone juga bisa digunakan belajar daring,” tambahnya.
Sementara itu perwakilan PT MKI Ridwan menyampaikan apresiasi kepada Polresta Samarinda yang peduli dengan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Termasuk undangan pihak Polresta Samarinda kepada PT MKI-MHU untuk turut mengambil peran membantu Musdalifah.
Dia pun berharap hal ini bisa memotivasi pihak lain untuk turut mengulurkan bantuan. (man)












