Wabup Rendi Sholihin Tegaskan Pemkab Kukar Siap Kawal Pemindahan IKN ke Kaltim

Wabup Rendi Sholihin Tegaskan Pemkab Kukar Siap Kawal Pemindahan IKN ke Kaltim
Wabup Kukar Rendi Solihin saat menghadiri Kongres XXXII dan MPA XXXI PMKRI Sanctus Thomas Aquinas, di Gedung Convention Hall Sempaja Samarinda, Rabu (22/6/2022). (Prokom Kukar)

KUTAI KARTANEGARA – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Sholihin menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) siap mengawal proses pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kaltim.

Hal ini disampaikan saat menghadiri Kongres XXXII dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXI Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas, di Gedung Convention Hall Sempaja Samarinda, Rabu (22/6/2022) yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rendi menyatakan pemerintah daerah siap mendukung dan mengawal progres pemindahan IKN ke Kaltim betul-betul terwujud. Guna menciptakan perubahan pembangunan yang signifikan di semua sektor, sehingga pembangunan IKN berdampak positif terhadap kemajuan pembangunan di Kaltim khususnya di Kukar.

Baca Juga  Embung Maluhu, Infrastruktur Pengairan Sawah yang Siap Jadi Destinasi Wisata

“Melalui momentum ini Pemda Kukar berkomitmen mendukung dan berkontribusi dalam proses pembangunan IKN Nusantara. Sehingga dengan pemindahan IKN ini, nantinya dapat meningkatkan semangat pembaharuan yang betul-betul mewujudkan harapan baru bagi seluruh elemen masyarakat sesuai dengan progres pembangunan IKN yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo,” urainya.

Sementara itu Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah optimistis soal pembangunan IKN. Dengan dukungan dari semua elemen dalam mendukung mewujudkan perubahan pembangunan.

Baca Juga  Jadi Pembicara Rakornas, Asisten I Setdakab Kukar Paparkan Tata Kelola Kearsipan

“Ini adalah sebuah mimpi lama, gagasan lama yang belum di eksekusi. Sekarang telah kita eksekusi dan di dukung dengan Undang-Undang IKN, mohon dukungan dan kerja samanya,” ujar Jokowi.

Dia menginginkan seluruh kepala daerah, organisasi pemerintah serta masyarakat untuk dapat lebih aktif, inovatif, dan kreatif. Dalam mengubah pola pikir manual dengan cara baru yaitu dengan teknologi. (xl)