Lewat Tiga Program Dedikasi, Pemkab Kukar Komitmen Sukseskan Pembangunan Hijau Kaltim

Lewat Tiga Program Dedikasi, Pemkab Kukar Komitmen Sukseskan Pembangunan Hijau Kaltim
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono (tiga dari kiri) saat mengikuti kegiatan lingkar komunikasi pimpinan daerah untuk pembangunan hijau di Kaltim secara virtual, Selasa (7/6/2022). (Prokom Kukar)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmen dalam menyukseskan pembangunan hijau Kaltim. Sebagaimana disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono dalam kegiatan lingkar komunikasi pimpinan daerah untuk pembangunan hijau di Kaltim secara virtual, Selasa (7/6/2022).

Wiyono mengatakan, komitmen tersebut dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026. Pada misi kelima disebutkan meningkatkan pengelolaan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan dengan sasaran kebijakan dalam pembangunan daerah berbasis lingkungan hidup yang lestari.

Baca Juga  Jadi Penghubung Dua Kecamatan, Infrastruktur Jalan Desa Embalut Rampung Tahun Ini

“Ada sembilan program dan 22 kegiatan di beberapa OPD dalam mendukung pembangunan hijau di Kaltim,” sebutnya.

Dijelaskan, dari beberapa program tersebut terdapat tiga program dedikasi Kukar Idaman. Yaitu berupa program Desa Ramah Lingkungan, program Kukar Peduli Lingkungan, serta program Dunia Usaha Ramah Lingkungan.

Wiyono memaparkan, dalam upaya melindungi ekosistem alam, Pemkab Kukar sudah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan Perda Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Rawa dan Gambut.

Baca Juga  Hasil Pertanian BUMDes Sumber Purnama Masuk Toko Retail dan Modern

Sementara itu Ketua Harian Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Prof Dr Daddy Ruhiyat mengungkapkan, transformasi ekonomi hijau yang telah dilakukan sejak 2013 merupakan salah satu langkah strategis. Yang secara berangsur mengurangi ketergantungan Kaltim terhadap sumber daya alam yang tidak dapat terbarukan. (xl)