Penyerapan Anggaran Masih 37 Persen, Wabup Kutim Minta ULP Lakukan Ini

Wabup Kutim Kasmidi Bulang. (Humas Kutim)

KUTAI TIMUR – Hingga saat ini progres keuangan Kutai Timur (Kutim) secara keseluruhan yang telah terserap baru mencapai 37 persen. Sebagian besar adalah lelang dan sementara ini masih progres.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang pada forum Coffee Morning, Selas (2/8/2022).

“Saya berharap lelang-lelang itu segera, maka dari itu saya minta Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk di-follow up,” tegas Kasmidi.

Baca Juga  Masuk Wilayah IKN, Kecamatan Loa Kulu Perkuat Sektor Pangan

Terkait DAK yang tidak terealisasi tahun ini, Kasmidi menyebut bahwa hal itu terjadi karena miskomunikasi antara ULP (penyedia program lelang) dan Perangkat Daerah (tempat kegiatan tersebut). Sementara dana dari pusat (kegiatan pembangunan balai Kesehatan KB dari BKKBN).

“Harapan saya, ini menjadi pengalaman terkahir. Kalau ada anggaran dari luar (Pusat) kita harus segera koordinasi, apalagi DAK mempunyai batasan (limit) waktu,” sebutnya.

Baca Juga  Transisi Masa Pandemi, Pemkab Kutim Terus Dorong Berbagai Kegiatan di 2022

“Sebenarnya kemarin kegiatan sudah berproses, namun karena waktu tidak cukup, sehingga tidak terlaksana. Bisa juga kendalanya karena informasi dari pusat lambat, ditambah prosedur-prosedur yang harus disiapkan,” sambung Kasmidi. (xl)