Jangan Sampai Diklaim Negara Lain, Pengrajin Batik Kaltim Diharapkan Lakukan Ini

Jangan Sampai Diklaim Negara Lain, Pengrajin Batik Kaltim Diharapkan Lakukan Ini
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal. (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal memberikan apresiasinya kepada Bank Indonesia Perwakilan Kaltim yang menggelar Coaching Program Pengembangan Batik Kaltim bagi para pengrajin di Bumi Etam. Langkah ini dinilai membantu para pengrajin untuk dapat kembangkan potensi kekayaan daerah ini.

“Batik harus dilestarikan. Batik milik Indonesia pun telah diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Oleh karena itu, jangan sampai diklaim oleh negara lain,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda tersebut pun menuturkan terdapat tiga kunci dalam kegiatan yang digagas BI Kaltim ini yakni Batik, Motif dan Pengembangan. Ketiganya menjadi unsur penting untuk memperkuat posisi Batik, tak hanya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi namun juga sebagai upaya melestarikan warisan leluhur.

Baca Juga  KPU Kukar Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada

Melalui kegiatan bimbingan pengembangan wastra batik daerah ini, diharapkan para pengrajin bukan lagi hanya sekadar berbicara tentang dasar atau langkah untuk memulai, namun harus mampu merancang konsep pengembangan batik lokal tak hanya skala regional dan nasional, namun juga internasional.

Tak berhenti di situ saja. Faisal pun berpesan meski seluruh pengrajin dan pelaku usaha memiliki ruang inovasi yang tak terbatas namun batik daerah jangan sampai kehilangan pakemnya. Ciri khas motif batik Kaltim, dengan sejarah serta makna cerita dibaliknya harus tetap mempertahankan orisinalitas.

Baca Juga  Diskominfo Kaltim Terus Upayakan Semua Wilayah Terhubung Internet

“Mudah-mudahan dengan sinergi dan kolaborasi kita semua. Kita dapat mengembangkan dan mempertahankan batik ini. Ini nilai kita, kekayaan kita dan kita harus pakai,” tutupnya. (xl)