KUTAI KARTANEGARA – Wakil Ketua DPRD Kukar Didik Agung Eko Wahono melihat kondisi pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Tenggarong Seberang masih memiliki peluang besar.
Dengan catatan, perlu dilakukan peningkatan terutama Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendamping oleh pemerintah.
Wilayah tersebut, menjadi salah satu fokus rencana pembangunan strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Pembangunan nantinya akan mengarah pada kawasan berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, persoalan selama ini kendala di pertanian. Pihaknya mempertanyakan apakah lahan-lahan sudah dipersiapkan terutama yang masuk dalam kawasan pertambangan dan bagaimana dampaknya.
“Sedangkan yang sudah ada, sudah di obrak-abrik pertambangan, pemerintah tidak berdaya. Tentunya ini menjadi perhatian,” ucap Politisi PDI-P itu.
Kemudian berbasis pariwisata, salah satu syarat yang harus terwujud yakni pendapatan per kapita masyarakat harus naik menjadi 300 persen. Misalnya, pendapatannya Rp100 ribu maka harus jadi Rp300 ribu.
Jika ada destinasi wisata, lebih diutamakan masyarakat setempat menjadi wisatawan untuk melihat sejauh mana ketertarikan mereka terhadap tempat tersebut, sebelum pengunjung daerah lain. Artinya, kesejahteraan masyarakat juga perlu diperhatikan oleh pemerintah.
“Ekonomi itu harus naik dahulu 300 persen per kapita, 100 untuk hidup, 100 untuk modal usaha dan sisanya untuk wisata. Jangan sampai uang yang seharusnya untuk kebutuhan malah dibuat wisata, akhirnya tidak berjalan ekonominya. Logikanya gitu,” tandasnya. (zu)












