Warga Desa Tanah Datar Nikmati Air Bersih untuk MCK Melalui WTP

Warga Desa Tanah Datar Nikmati Air Bersih untuk MCK Melalui WTP
Bupati Kukar Edi Damansyah meresmikan WTP di Desa Tanah Datar. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Water Treatment Plant (WTP). Yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Lanna Harita Indonesia (LHI) di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Senin (24/10/2022).

Edi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada PT LHI. Hal itu adalah bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang bersinergi dengan Program Kukar Idaman berkaitan dengan air bersih desa.

Pihak manajemen PT LHI, kata Edi, telah menjelaskan bahwa sejak 2013 lalu yang sudah melalui uji laboratorium dan kategori airnya baik.

Baca Juga  Temui Wagub Kaltim, Bupati Mahulu Usulkan Pembangunan Bandara di Ujoh Bilang

“Namun kebijakan dari perusahaan keberadaan WTP yang dibangun di desa Tanah Datar sebatas untuk kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) saja,” kata Edi.

Ke depannya keberadaan WTP ini bisa dilakukan proses lanjutan untuk dikaji lagi secara ilmiah. Sehingga bisa di konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga warga Tanah Datar.

Program CSR atau PPM dari PT LHI yang diserahterimakan kepada Kades Tanah Datar ini menjadi aset desa. Selanjutnya pihak desa menyerahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Tanah Datar untuk pengelolaannya. Sehingga pengelolaan manajemennya bisa dilakukan dengan baik secara profesional oleh BUMdes.

Baca Juga  Kelurahan Melayu Wakili Tenggarong pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Kukar 2025

“Sehingga dari sisi penguatan keberadaan lembaga dan badan usahanya maupun pengembangan sumber daya manusianya,” ujarnya.

Edi menambahkan, sarana prasarana WTP di desa Tanah Datar telah rampung dibangun. Namun masih ada pekerjaan yang belum selesai terkait pemasangan perpipaan terutama pipa induknya.

“Karena dari 7 RT baru 2 RT yang terjangkau oleh aliran air bersih dari WTP ini. Kami meminta PT LHI untuk kelanjutan kolaborasinya. Sehingga sarana prasarananya tersedia, dan nantinya dari Pemkab Kukar yang akan meneruskan Sambungan Rumah (SR) nya kepada warga masyarakat. Untuk itu kita harapkan sinergitasnya,” pungkas Edi. (zu)