KUKAR IDAMAN SEP 26

DPRD Samarinda Hearing Bersama Disdikbud, Harapkan Prioritas Insentif Guru ABK

DPRD Samarinda Hearing Bersama Disdikbud, Harapkan Prioritas Insentif Guru ABK
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti. (Nita/Komparasinews.id)

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Samarinda menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Terkait usulan anggaran prioritas tahun 2023, Senin (31/10/2022).

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan ada beberapa program Disdikbud Samarinda yang dibahas pada hearing kali ini.

“Di tahun 2023, kami mencari prioritasnya. Kita tahu anggaran itukan selalu nggak cukup, jadi kami ingin prioritasnya,” ujarnya.

Di antara program yang dibahas adalah terkait masalah pemberian insentif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kepada guru dan Pusat Layanan Autis (PLA). Puji mengatakan saat ini Kota Samarinda memiliki lebih dari 120 sekolah inklusi yang melayani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Baca Juga  Gelar Aksi di Depan Polres Kukar, Masyarakat Adat Tuntut Keadilan untuk Warga Jahab

Dia juga mengungkapkan pemberian gaji kepada guru-guru di sekolah tersebut masih bersifat sukarela dari Sekolah.

“Ini harus kita pikirkan, karena mereka harus menambah kompetensinya. Karena ini sebagai guru pendamping untuk anak-anak ABK,” ujarnya.

Kemudian dibahas juga terkait dengan bidang kebudayaan yang menjadi bagian Disdikbud Kota Samarinda. Politisi Partai Demokrat itu mengatakan bahwa kebudayaan selama ini seakan masih terpinggirkan.

Baca Juga  Gerai Pelni Hadir di MPP Bontang, Mudahkan Pembelian Tiket Kapal

“Dengan yang hanya Rp1,27 miliar, itu kecil sekali. Sedangkan kita ini butuh program bagaimana mengelola museum bagaimana nanti cagar budaya,” ungkapnya. (nta)