SAMARINDA – Gempa yang melanda Cianjur dan sekitarnya pada Senin (21/11/2022) menjadi perhatian PT Multi Harapan Utama (MHU) dan MMS Group Indonesia (MMSGI). Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, MHU-MMSGI turut memberikan bantuan kemanusian kepada para korban.
Pekan lalu, MHU-MMSGI sudah mengirimkan Emergency Response Team (ERT). Untuk turut bergotong royong bersama relawan Tim Siaga Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). MHU-MMSGI juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik senilai Rp500 juta berupa tenda pengungsian, selimut, tikar, makanan, minuman, obat-obatan, alat mandi, sampai kebutuhan bayi.
General Manager Mining Support MHU Wijayono Sarosa menyampaikan, dukungan ini merupakan wujud kepedulian MHU-MMSGI atas musibah bencana alam yang dialami warga Cianjur dan sekitarnya.
“Kami turut berduka cita atas terjadinya gempa ini. Kami harap bantuan ini dapat meringankan beban korban yang terdampak,” ungkapnya.
Kontribusi dukungan ini dikoordinasikan dan diserahkan ke Posko Tim Siaga Bencana KESDM di bawah komando operasi penanganan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Nasional pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

PT MHU sendiri merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang beroperasi di Kutai Kartanegara (Kukar) dan Samarinda. Sementara MMSGI merupakan group perusahaan yang membidangi beberapa unit usaha, mulai dari pertambangan batubara, energi, perdagangan komoditas dan properti.
Data sementara BNPB mencatat jumlah korban jiwa akibat gempa berdaya 5,6 magnitudo itu mencapai 327 orang dan lebih dari seribu orang luka-luka. Sejumlah bangunan seperti rumah, sarana masyarakat, hingga kendaran mengalami kerusakan yang cukup parah. Akses jalan pun banyak yang terputus. (xl)












