BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga tiga persen di 2023 ini. Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di Bontang, Jumat (27/1/2023).
Wali Kota Bontang Basri Rase mengungkapkan, kondisi penduduk miskin di Kota Taman mengalami penurunan sebesar 0,08% dari 4,54%. Atau 8,41 ribu penduduk miskin di 2021 menjadi 8,39 ribu di 2022. Karenanya pemerintah terus berupaya dan menargetkan angka kemiskinan bisa turun tiga persen di 2023 ini.
“Kami menargetkan angka kemiskinan turun sebanyak tiga persen. Pos anggaran pun telah disiapkan di masing-masing instansi seperti bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan sebagainya untuk mengentaskan masalah kemiskinan,” terang Basri.
Disampaikan, penurunan angka kemiskinian sekecil apapun mesti disyukuri. Pasalnya bukan hal yang mudah dalam mengentaskan masalah kemiskinan.
Menurut Basri, turunnya angka kemiskinan dikarenakan meningkatnya geliat ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19. Sehingga angka pengangguran di Bontang juga mengalami penurunan.
“Ini adalah salah satu hasil dari program yang kami galakkan pada 2022. Seperti peningkatan SDM melalui dana RT dan juga peningkatan UMKM. Semoga kami semua dimampukan untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Bontang,” tegasnya. (xl)












