Kutim Masih Kekurangan Tenaga Dokter, Ini Harapan Wabup Kasmidi Bulang

Kutim Masih Kekurangan Tenaga Dokter, Ini Harapan Wabup Kasmidi Bulang
Wabup Kutim Kasmidi Bulang. (Humas Pemkab Kutim)

KUTAI TIMUR – Kutai Timur (Kutim) kekurangan tenaga dokter. Sehingga lulusan SMA diharapkan bisa kuliah di kedokteran.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat menghadiri pelepasan siswa/siswi angkatan XI dan XII SMA Negeri 1 Sangatta Utara tahun 2022/2023, Senin (20/3/2023).

Dirinya memotivasi para lulusan SMA tersebut melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi. Untuk menimba ilmu dengan baik dan kembali pulang mengembangun Kutim di masa depan.

Disampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sudah membangun beberapa rumah sakit tipe pratama di beberapa kecamtan di Kutim. Yaitu di Sangkulirang, Muara Bengkal, dan Rantau Pulung.

Baca Juga  Jumlah Kunjungan Wisman ke Kaltim Meningkat hingga Tujuh Ratus Persen

“Artinya kita membutuhkan tenaga medis atau dokter yang sampai hari ini Kutim masih kekurangan dokter,” terang Kasmidi.

Lebih lanjut dipaparkan, rumah sakit pratama yang sudah berjalan ada di Sangkulirang. Sementara yang baru selesai dibangun ada di Kecamtan Muara Bengkal yang menangani wilayah Muara Ancalong, Longmesangat, dan Busang.

Kemudian di Rantau Pulung untuk meng-cover Rantau Pulung dan Batu Ampar. Sementara tahun depan Pemkab Kutim juga bakal membangun di Muara Wahau untuk menangani wilayah Muara Wahau dan Kombeng.

Baca Juga  Pasangan Berusia 17 dan 16 Tahun Catatkan Pernikahan Termuda di Tenggarong Tahun Ini

“Artinya Kutim sangat membutuhkan yang namanya tenaga medis terutama dokter. Saya sangat menyarankan kepada para orang tua dan adik-adik, bahwa ini adalah peluang kerja. Sekaligus pengabdian kepada daerah,” tegas Kasmidi.

Malahan, sambungnya, Kutim masih sangat membutuhkan tenaga dokter. Karenanya dalam Musrenbang, pihaknya menyampaikan kepada kecamatan untuk mencari putra/putri daerah yang akan dilaporkan ke Disdik Kutim.

“Dan kami buat MoU kepada universitas yang ada jurusan kedokterannya. Yang paling dekat ada di Universitas Mulawarman Samarinda nanti kita berikan beasiswa,” tutur Kasmidi. (xl)