Buka Lomba Brewing Fun dan Cupping, Bupati Kukar Berikan Apresiasi

Buka Lomba Brewing Fun dan Cupping, Bupati Kukar Berikan Apresiasi
Suasana pembukaan lomba brewing fun dan cupping. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sangat mendukung anak muda yang memiliki jiwa entrepreneur dan kreatif serta mau berwirausaha. Apalagi dalam program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga memberikan dukungan dengan mengalokasikan bantuan dalam Kredit Kukar Idaman.

Hal itu dia ungkapkan saat membuka lomba Brewing Fun dan Cupping bersama Bupati, serta edukasi kopi di Circle Sport Aljawahir Kampung Baru Tenggarong, Jumat (17/3/23) malam.

Pembukaan lomba sekaligus meresmikan bangunan komunitas Sport Circle yang diketuai oleh Warry Ramadhan, sebagai tempat usaha dan juga berkumpulnya para barista dan pencinta kopi yang juga memiliki fasilitas gimnasium. Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih, bahwa kegiatan seperti ini sudah mulai terlaksana oleh komunitas di Kukar.

Baca Juga  DPRD Kukar Gerak Cepat Pembentukan Fraksi hingga Alat Kelengkapan Dewan

“Kegiatan lomba ini nanti bisa dikembangkan lebih lanjut. Di mana kegiatan ini adalah bagian bagaimana komunitas ini menampilkan yang keterampilan sudah dikuasainya. Sudah dipraktikkan, dilombakan lagi, dan ini juga sebagai bentuk penguatannya sehingga pengetahuan yang saat ini sudah didapat ter-update terus,” ujarnya.

Lebih lanjut Edi menyebutkan tujuan pembangunan salah satunya fokus mendorong struktur ekonomi di Kukar ini yang saat ini ditopang 62 persen industri dan migas.

“Kami berusaha mendorong pada sumber daya yang bisa diperbaharui, yaitu pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Baca Juga  Usai Kunci Juara Reguler Series, Borneo FC Keok dalam Empat Pertandingan 

Ekonomi kreatif inilah yang sebenarnya dikembangkan dan difasilitasi melalui komunitas-komunitas agar mencapai keterampilan yang berstandar. “Siapa pelaku ekonomi kreatif, ya anak-anak muda sekalian ini,” sambung Edi.

Dia berharap kegiatan ini nantinya menjadi program unggulan. Di mana salah satu fokusnya bagaimana menggerakkan struktur ekonomi di Kukar.

“Diharapkan nantinya generasi milenial khususnya barista ini lebih bisa menjalankan usaha dan memberikan jaminan usaha di hari tua ke depan,” pungkasnya.

Lomba itu difasilitasi Kadin Kukar dan satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Kalimantan-Sulawesi (Kalsul). Yang diikuti 32 peserta berasal dari Kecamatan Tenggarong, Marang Kayu, Muara Badak, Kota Bangun dan Sebulu. (zu)