KUTAI TIMUR – Stok gas Liquified Petroleum Gas (LPG) di Kutai Timur (Kutim) dipastikan aman selama Ramadan hingga Idulfitri 1444 Hijriah mendatang. Sebagaimana disampaikan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melalui Jafung Pengawas Perdagangan Achmad Dony Evryadi.
“Untuk stok masih aman. Malah di tingkat pengecer harga ada yang turun. Biasanya di angka Rp30 ribu, sekarang ada yang jual Rp28 ribu,” terangnya, Jumat (31/3/2023), dalam siaran resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim.
Lebih lanjut Dony menyebut, guna mengantisipasi kelangkaan gas LPG di masyarakat, bakal ada penambahan kuota fakultatif sebanyak dua ribu tabung oleh pihak Pertamina. Dan akan langsung didistribusikan melalui agen.
“Jika ada wilayah yang memerlukan banyak pasokan gas LPG, mereka (Pertamina) akan langsung mengirimkan. Jadi tidak akan ada lagi kekosongan,” terangnya.
Disperindag, sambung Dony, juga bakal kembali menggelar operasi pasar. Guna menyikapi tingginya tren permintaan masyarakat akan kebutuhan gas LPG saat Ramadan serta jelang perayaan Idulfitri 1444 Hijriyah.
“Insyaallah pertengahan bulan suci ini kami akan kembali operasi pasar di dua Kecamatan. Yakni di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan. Jadi bagi masyarakat silakan datang dengan membawa identitas diri, yakni fotokopi KTP,” tandasnya. (xl)












