Berlangsung Khidmat, Pemprov Kaltim Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024

Berlangsung Khidmat, Pemprov Kaltim Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024
Pemprov Kaltim menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di TMP Kusuma Bangsa, Ahad (10/11/2024). (Foto: Hudais TP)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Samarinda, Ahad (10/11/2024). Berlangsung khidmat, upacara ini diikuti unsur Forkopimda KaltimPenjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni beserta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, Danrem 091/ASN Brgijen TNI Anggara Sitompul, unsur TNI, Polri dan veteran.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik bertindak menjadi inspektur dalam upacara yang diwarnai rintik hujan tersebut. Disampaikan, tema peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 adalah “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”.

“Tema ini mengandung makna yang dalam. Teladani Pahlawanmu, berarti bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan,” ungkap Akmal membacakan sambutan Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf.

Baca Juga  Semarak HUT Ke-77 RI, Ribuan Warga Tenggarong Ikuti Pengibaran 10 Juta Merah Putih

“Adapun Cintai Negerimu, mengandung makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia. Terlebih dalam situasi global yang sukar diprediksi ini maka mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial, memperkuat persatuan dan solidaritas sosial, menghidupkan kembali nilai sosial persaudaraan sesama anak bangsa,” sambungnya.

Atas sambutan Mensos ini, Akmal Malik menyimpulkan bahwa pahlawan itu tidak hanya berhenti ketika Indonesia merdeka. Melainkan pahlawan terus hadir dalam konteks kekinian yang bukan lagi berjuang melawan penjajah, namun berjuang menghadirkan inovasi-inovasi terbaik bagi pembangunan daerah dan Indonesia.

Baca Juga  Program Optimalisasi Lahan Pertanian di PPU Dimulai dari Babulu, Waru dan Penajam Menyusul

Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri ini, siapapun yang berhasil membuat inovasi dan melakukan hal baik bagi Kaltim dan Indonesia, adalah pahlawan pada masa ini. Sehingga Jadi konteks pahlawan itu tidak akan pernah mati, akan selalu ada sesuai dengan konteks dan masanya masing-masing.

“Ke depan harapan kita akan muncul pahlawan-pahlawan baru yang akan menjadi pionir bagi Kaltim dan Indonesia,” pungkas Akmal yang selepas upacara melakukan ziarah nasional, berdoa dan menabur bunga pada makam pahlawan di TMP Kusuma Bangsa Samarinda. (xl/advdiskominfokaltim)