Cari Tahu Penyebab Longsor, Pemdes Batuah Sampai Datangkan Tim Geofisika Unmul

Cari Tahu Penyebab Longsor, Pemdes Batuah Sampai Datangkan Tim Geofisika Unmul
Tim Geofisika Universitas Mulawarman sedang mengidentifikasi penyebab tanah longsor di KM 28, Dusun Tani Jaya, Desa Batuah. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Kejadian tanah longsor yang cukup parah berada di KM 28, RT 25, Dusun Tani Jaya, Desa Batuah pada sepekan ini. Penyebab pasti kejadian ini belum diketahui, namun warga sekitar menduga akibat adanya aktifitas hauling batu bara dan pengeboran sumur bor.

Untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah memanggil Tim Geofisika Universitas Mulawarman (Unmul) untuk meninjau kondisi tanah di lokasi yang mengalami longsor.

Salah satu Tim Geofisika Unmul Morris menyampaikan, pengecekan ini dilakukan menggunakan metode Geolistrik untuk mengetahui kondisi batuan di bawah tanah.

Baca Juga  Balikpapan Fair 2023 Jadi Tolok Ukur dan Promosi Perkembangan Pembangunan

“Kita mau injeksikan arus ke dalam, terus untuk mengetahui resistivitas batuan di bawah. Biasanya longsor itu dipengaruhi dari jenis material di bawahnya, dan beberapa faktor lain seperti alam, serta ada aktivitas-aktivitas lain juga,” jelasnya saat ditemui Komparasinews, pada Senin (28/4/2025).

Peninjauan ini dilakukan guna mengetahui zona lemah pada tanah. Menurutnya, perhitungan akademis tidak boleh menggunakan dugaan.

“Nah sekarang ini kita mau coba identifikasi aja dulu. Untuk saat ini kita belum bisa kayak, oh ini karena tambang, oh ini karena tanah. Belum bisa menduga sementara, karena ini masih namanya observasi lapangan dulu,” tutur Moriss.

Baca Juga  ASN Kaltim Diharapkan Jadi Contoh Perekat dan Pemersatu Bangsa

Setelah dilakukan observasi pada tanah ini, nantinya hasil akan dilanjutkan ke Laboratorium untuk mengolah data sebelum hasilnya dapat diketahui. Dengan perkiraan paling cepat seminggu.

“Perkiraan itu paling cepat biasanya seminggu, karena kita harus olah datanya, kita interpretasi, lalu kita kaitkan juga dengan kondisi geologi disini,” ucapnya.

Terakhir, Morris menjelaskan Timnya hanya melakukan peninjauan dan tidak boleh menduga penyebab sementara longsor ini serta harus menunggu kajian akademisnya.

“Jadi enggak serta-merta begitu kita langsung bilang, oh ini gara-gara ini. Karena sebagai akademisi kita nggak boleh memihak ke mana-mana,” tutupnya. (fjr)