Digagas Diskominfo Kaltim, Sentra Analitik Data Jadi Inovasi Futuristik

Kunjungan Sekda ke ruang Sentra Analitik Data Diskominfo Kaltim. (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Keberadaan platform Sentra Analitik Data yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim mendapat dukungan penuh Sekretaris Daerah (Sekda) Swi Wahyuni. Kata dia, platform ini merupakan inovasi futuristik yang mengedepankan analisis metadata.

Sejalan dengan kemajuan transformasi digital yang makin pesat, lanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mesti bisa beradaptasi. Sri menyebut dengan kekuatan data analisis, kebijakan Pemprov Kaltim ke depan diharapkan lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran serta memberikan dampak perubahan yang signifikan.

“Saya kira ini hal bagus untuk memberikan masukan dalam mengambil kebijakan. Data kan memang untuk dianalisis tidak hanya untuk diperlihatkan atau ditampilkan saja. Berdasarkan analisis data itu, kita mengevaluasi, kita merefleksi, apa persoalannya, apa responnya?” tuturnya.

Baca Juga  Vaksinasi PMK Tahap Kedua Segera Digelar, 1.000 Dosis Disiapkan untuk Sapi di PPU

“Lalu apa kebijakan kita? Setelah ada kebijakan ada perubahan tidak?” sambung Sri yang pada Senin (10/4/2023) mengunjungi Sentra Analitik Data di Diskominfo Kaltim.

Karenanya guna mendukung kinerja platform Sentra Analitik Data, dibutuhkan kolaborasi perangkat daerah (PD) sebagai pemasok data. Sehingga setiap PD diharapkan berkontribusi dalam penginputan data. Dalam hal ini Pemprov bakal menyosialisasikan platform Sentra Analitik Data ini kepada semua kepala PD di lingkup pemerintah Provinsi Kaltim.

Baca Juga  DPRD Kaltim Desak Aksi Nyata Atasi Stunting, Damayanti Soroti Peran Orang Tua

“Nanti akan ada kegiatan government chief information officer. Kita berikan pemahaman digital dan government leadership. Saya kira semua pasti mendukung, karena kehadiran data ini akan saling menguntungkan,” tegas Sri.

Selain itu, platform Sentra Analitik Data diharapkan bukan hanya bisa dimanfaatkan internal PD lingkup Provinsi Kaltim saja. Namun juga oleh instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Sehingga, terjalin integrasi satu data Kaltim yang harmoni.

“Iya data BPS kami harapkan bisa kita tarik ke Sentra Analitik Data ini. Jadi bisa terintegrasi menjadi potret data geospasial Kaltim yang lengkap dan akurat,” tandas Sri. (xl/advdiskominfokaltim)