Dinding Luar Fly Over Air Hitam Retak, Pemkot Samarinda Investigasi Penyebabnya

Dinding Luar Fly Over Air Hitam Retak, Pemkot Samarinda Investigasi Penyebabnya
Dinding luar Fly Over Air Hitam retak, Pemkot Samarinda investigasi penyebabnya. (Foto: DPUPR)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan segera melakukan perbaikan terhadap dinding Fly Over Air Hitam. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemantauan lapangan terhadap adanya retakan pada bagian dinding luar fly over tersebut.

Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Samarinda Hendra Gunawan menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan rencana kerja perbaikan dengan melakukan pembongkaran pada dua segmen dinding yang terdampak untuk dikaji lebih lanjut.

“Untuk sementara kami akan melakukan pembongkaran pada dua segmen dinding yang mengalami retakan, dengan estimasi waktu pekerjaan sekitar tiga bulan, dengan pekerjaan dilakukan mulai besok (hari ini, Selasa, Red.). Saat ini tim teknis juga sedang melakukan kajian untuk memastikan penyebabnya,” terang Hendra, Senin (13/10/2025).

Baca Juga  Amankan Situs Pemerintah, Serangan Judi Online Jadi Perhatian Diskominfo Kaltim

Dia menambahkan, pekerjaan pembongkaran akan dimulai besok sebagai langkah awal penanganan teknis di lapangan. Untuk struktur fly over sendiri dipastikan tetap aman dan dapat dilalui seperti biasa oleh pengguna jalan. Setelah proses kajian selesai, akan dilakukan perbaikan ulang terhadap dinding penutup fly over agar kembali kokoh.

“Insyaallah besok sudah mulai kita laksanakan pembongkaran segmen yang terdampak terlebih dahulu,” ujarnya.

Baca Juga  Kepemudaan dan Olahraga Jadi Program Prioritas Pemprov Kaltim

Sebagai informasi, Fly Over Air Hitam diresmikan pada 22 Juli 2016 dan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di pusat Kota Samarinda.

Apa yang dilakukan ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Samarinda untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan, sekaligus memastikan setiap infrastruktur kota tetap terpelihara dengan baik dan berfungsi optimal. (xl)