KUTAI KARTANEGARA – Turnamen Futsal KNPI Cup 2025 resmi ditutup pada Sabtu (22/11) malam di Gedung Beladiri Dispora Kukar, bersamaan dengan digelarnya laga final yang menjadi puncak kompetisi tahun ini.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, yang hadir mewakili Kepala Dispora Aji Ali Husni, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai KNPI Kukar berhasil menghadirkan event yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat.
“Yang pertama-tama kami mengapresiasi ide atau inisiasi dari KNPI Kutai Kartanegara. Bung Rian bersama jajaran sudah menginisiasi kegiatan ini, dan menurut kami ini sangat positif,” ujarnya.
Derry menjelaskan bahwa dampak positif turnamen ini tidak hanya dirasakan di arena olahraga, tetapi juga merembet ke sejumlah sektor ekonomi lokal.
Menurutnya, kegiatan semacam ini terbukti mampu menggerakkan potensi ekonomi masyarakat di berbagai lini.
“Penyelenggaraan kegiatan seperti ini dapat menggerakkan ekonomi lokal, khususnya di sektor olahraga. Teman-teman di sektor kreatif ikut terdampak, begitu juga sektor kriya—banyak klub atau komunitas memesan jersey untuk turnamen ini. Sektor kuliner juga hidup, alhamdulillah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa event olahraga seperti KNPI Cup membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil hingga komunitas kreatif di Kutai Kartanegara.
“Yang jelas, kegiatan ini memberi dampak bagi warga Kutai Kartanegara,” tambahnya.
Terkait peluang menjadikan KNPI Cup sebagai agenda rutin, Dispora Kukar menyatakan kesiapannya untuk mendorong keberlanjutan program tersebut.
“Apakah ini akan menjadi agenda tahunan? Ya, kami sangat mengupayakan. Sejauh saya berada di Dispora Kukar, turnamen futsal yang dilaksanakan KNPI ini adalah yang terbesar dalam tiga tahun terakhir,” ujar Derry.
Ia memastikan pihaknya akan terus mendorong agar turnamen ini kembali digelar tahun depan.
“Kami akan upayakan agar di tahun 2026 kegiatan seperti ini tetap bisa dilaksanakan,” tutupnya. (adv/fjr)












