DP3A Kukar Gelar Peringatan Hari Anak Nasional, Ajak Bersama Ciptakan Dunia Lebih Baik

Staf Ahli Bupati Kukar Didi Ramyadi. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) memperingati Hari Anak Nasional di Creative Park Tenggarong pada Sabtu (21/10/2023). Kegiatan tersebut diawali senam bersama yang diikuti oleh siswa-siswi SD hingga SLTA yang ada di Kecamatan Tenggarong.

Peringatan Hari Anak Nasional tersebut dibuka Staf Ahli Bupati Kukar Didi Ramyadi. Dalam event tersebut Didi Ramyadi menyerahkan piala dan piagam dari Bupati Kukar atas raihan prestasi Kota Layak Anak kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Kutai Kartanegara Bambang Arwanto.

“Hal ini tentunya membutuhkan kerja keras dan sikap konsisten guna mencapai target besar tersebut. Selain itu kita juga harus mampu beradaptasi pada setiap perubahan yang terjadi,” kata Didi.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Kaltim Tinjau Kesiapan Logistik Pilkada Di Mahulu

Pemkab Kukar berkomitmen akan bekerja keras bagi pembangunan anak. Dengan terus merencanakan dan melaksanakan program-program kerja yang membawa kemaslahatan pada anak-anak di Kukar.

“Mari bersama-sama kita berupaya untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi anak-anak kita. Di mana mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan cemerlang,” ajaknya.

Sementara itu Bambang Arwanto mengatakan, kondisi anak-anak sekarang menghadapi intensitas ilmu teknologi yang berkembang dengan begitu pesat dan luar biasa.

Baca Juga  Ratusan Ton Stok Beras Disiapkan Hadapi Ramadan di Paser dan PPU

“Ini ibarat dua mata pedang yang satu menyebabkan dia menjadi pandai dan mengerti teknologi. Satu sisi menyebabkan anak -anak tidak menjadi fokus dan menjadi tergantung dan menjadi anti sosial,” ujarnya.

Menurut Bambang Ilmu pengetahuan dan teknologi ini harus juga didampingi pada anak-anak. Terutama pada anak -anak yang sekarang generasi Alpha yang berumur 17 tahun ke bawah

Karena pendampingan yang harus dilakukan harus intensif sehingga anak -anak bisa mendapatkan hak-haknya. Yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi.

Baca Juga  Sering Meresahkan, Novi Marinda Putri Minta Pemkot Tindak Tegas Para Jukir Liar

“Sebagai bibit unggul yang diharapkan menjadi generasi penerus kita kelak ke depannya,” tegas Bambang. (zu)