KUTAI KARTANEGARA – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Daerah Pemilihan (Dapil) IV Fachruddin mendukung pelestarian adat dan budaya masyarakat pesisir. Salah satunya melalui tradisi Pesta Laut Samboja.
Hal itu disampaikannya saat dihubungi, Sabtu (18/10/2026). Menurutnya, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut merupakan bagian dari identitas masyarakat pesisir yang perlu dijaga agar tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Pesta Laut Samboja merupakan perayaan tahunan masyarakat pesisir di Kelurahan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, sebagai wujud rasa syukur atas limpahan hasil laut sekaligus doa untuk keselamatan para nelayan saat melaut.
Pada 2026, Pesta Laut Samboja berlangsung pada 16–18 Oktober. Kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian tradisi adat, salah satunya prosesi melarung sesajen ke laut yang menjadi bagian dari ritual budaya masyarakat setempat.
Fachruddin menilai, pelestarian tradisi seperti Pesta Laut Samboja membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun generasi muda.
Menurutnya, keberadaan tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari warisan leluhur, tetapi juga sarana untuk mengenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi penerus.
“Adat dan budaya seperti ini harus terus kita dukung dan lestarikan agar tidak hilang. Ini merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai penting bagi masyarakat,” ujar Fachruddin.
Dia juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan kebudayaan. Dengan begitu, mereka dapat mengenal, memahami, dan ikut menjaga tradisi yang tumbuh di lingkungan masyarakatnya.
Fachruddin berharap, Pesta Laut Samboja dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah.
“Generasi muda harus terus diajak terlibat dalam pelestarian budaya. Jangan sampai mereka tidak mengenal adat dan tradisi daerahnya sendiri,” pungkasnya. (fjr/adv)












