KUKAR IDAMAN SEP 26

Isu Kelangkaan Energi Mencuat, Distribusi LPG 3 Kg di Kukar Tetap Normal

Isu Kelangkaan Energi Mencuat, Distribusi LPG 3 Kg di Kukar Tetap Normal
Direktur Utama PT Nararya Windi Novri Ananta saat diwawancarai di Tenggarong. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Di tengah mencuatnya isu kelangkaan energi nasional imbas memanasnya situasi geopolitik internasional, distribusi LPG 3 kilogram di Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan aman. Agen resmi PT Nararya selaku penyalur LPG subsidi untuk wilayah Kukar memastikan pasokan berjalan stabil tanpa gangguan.

Direktur Utama PT Nararya, Windi Novri Ananta menegaskan bahwa distribusi LPG bersubsidi di Kukar tetap normal. Tidak ada penurunan pasokan maupun antrean berlebih seperti yang dikhawatirkan masyarakat.

“Normal, Alhamdulillah berjalan seperti biasa. Ada yang tidak terambil, semua normal sesuai jadwal,” ujarnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga  Ketua DPRD Kukar Harap Pembangunan Infrastruktur dan SDM di Loa Janan Berjalan Optimal

Windi merinci, pasokan harian LPG 3 kg berada di kisaran 2.240 hingga 2.800 tabung per hari. Jumlah tersebut disebut stabil dan terus beroperasi tanpa kendala.

“Per hari sekitar 2.240 sampai 2.800 tabung. Stabil. Tanggal 22 kemarin setelah Lebaran juga sudah jalan, 560 tabung,” jelasnya.

Terkait isu kelangkaan energi yang berkembang akibat tensi perang antara AS-Israel dan Iran, Windi menyebut hingga kini belum ada informasi apa pun dari Pertamina terkait potensi gangguan pasokan.

Baca Juga  Dialog Interaktif DP3A di Sangasanga Ajak Masyarakat Cegah Pernikahan Dini dan KDRT

“Sampai saat ini kami belum ada info dari Pertamina soal stok atau kondisi lain. Jadi kami masih berjalan normal saja,” tegasnya.

Windi juga memastikan tidak ada perubahan harga maupun pembatasan distribusi. “Tidak ada kenaikan harga. Semua berjalan seperti biasa di tengah isu yang lagi marak,” tambahnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Kukar diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. PT Nararya memastikan distribusi LPG subsidi tetap terkendali dan mengikuti kuota resmi yang sudah ditetapkan. (fjr)