KUTAI KARTANEGARA — Akses utama menuju Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) terputus setelah badan jalan di Desa Kayubatu longsor pada Selasa (25/8/2026). Putusnya badan jalan tersebut membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Kondisi ini mengganggu akses masyarakat karena jalan tersebut menjadi jalur utama menuju Kecamatan Muara Muntai.
Anggota DPRD Kukar Daerah Pemilihan (Dapil) VI Sopan Sopian mengatakan lokasi jalan yang terdampak berada di kawasan yang rawan karena berada di tepi Sungai Mahakam. Sementara di sisi lainnya terdapat kawasan rawa.
“Jalan itu akses utama, tidak ada jalan lain lagi. Putus total. Lokasinya memang di pinggir sungai. Kalau kita menuju Muara Muntai, sebelah kanan itu sungai dan sebelah kiri rawa,” kata Sopan saat dihubungi.
Menurutnya, kondisi tanah di kawasan tersebut relatif rapuh dan rentan mengalami kerusakan akibat arus sungai. Kondisi tersebut diperparah dengan posisi badan jalan yang berada di kawasan tepian sungai.
“Kalau penyebabnya, memang abrasi dari sungai. Di daerah Muara Muntai, tanahnya memang rapuh. Kalau ada hantaman arus, tanahnya bisa jatuh sendiri,” ujarnya.
Saat ini, kendaraan roda dua masih dapat melintasi lokasi dengan kondisi terbatas. Namun, Sopan mengingatkan pengendara untuk berhati-hati karena kondisi tanah di sekitar jalan masih berpotensi bergerak.
“Untuk kendaraan roda dua masih bisa melewati, tetapi harus hati-hati. Kondisinya masih bergerak,” katanya.
Untuk penanganan awal, Sopan mengatakan alat berat dari PT JMS akan diturunkan ke lokasi. Peralatan tersebut masih dalam perjalanan dan diharapkan dapat membantu menangani badan jalan yang terdampak.
“Karena akses ini penting bagi masyarakat, hari ini dari PT JMS insyaallah akan menurunkan alat berat untuk mengatasi jalan yang terdampak. Alat beratnya masih dalam perjalanan menuju lokasi,” ujar Sopan.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Lokasi longsor juga berada jauh dari permukiman warga.
“Untuk informasi awal, tidak ada korban jiwa. Di daerah itu tidak ada pemukiman. Lokasinya memang murni jalan poros saja,” sebutnya. (adv/fjr)












