Jalan Rusak Dusun Pendamaran Bikin Ratusan Pengendara Tertahan Empat Malam

Perbaikan sementara dilakukan pihak perusahaan agar memperlancar transportasi. (Zulkar/Komparasi)

KUTAI KARTANEGARA – Kemacetan sepanjang empat kilometer terjadi akibat jalan rusak parah di Dusun Pendamaran, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Dari hasil pengamatan media ini di lapangan, ratusan unit kendaraan truk maupun kendaraan ringan harus bersabar mengantre satu per satu untuk melewati jalan tersebut. Bahkan ada sejumlah warga mengaku sudah dua sampai empat malam yang menginap di pinggir jalan dan terpaksa harus tidur di dalam kendaraannya.

Abi (40) seorang warga yang sehari-harinya melintasi jalan tersebut membawa angkutan sayur-mayur mengaku merasa kesal karena perjalanannya sangat terganggu. “Sudah dua malam saya di sini, capek menunggunya. Harapan masyarakat kalau bisa pihak berwenang segera memperbaiki,” serunya.

Baca Juga  Disperindag Kukar Kebut Pembangunan Pabrik Pengolahan Rumput Laut Muara Badak
Camat Kenohan Kaspul sedang memantau penanganan sementara jalan rusak. (Zulkar/Komparasi)

Sementara itu Camat Kenohan Kaspul saat ditemui di tempat kejadian mengungkapkan pihaknya telah bersurat kepada beberapa perusahaan yang ada di wilayah tersebut. Untuk membantu proses perbaikan sementara yang pada Rabu (16/02/2022) telah dimulai. Hal ini dilakukan agar para pengendara dapat melintas.

“Jadi semua gotong royong, ada yang bantu alat berat, dump truck dan lainnya. Mudah-mudahan hari ini cepat selesai biar enggak jadi keributan,” ungkap Kaspul.

Dia menambahkan perbaikan harus dilakukan dengan cepat karena jalan ini menjadi akses vital yang menghubungkan tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang. Kaspul juga telah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar segera meninjau lokasi.

Baca Juga  Masyarakat Samarinda Hasilkan Dua Ratus Ribu Ton Sampah dalam Setahun

“Asisten II dan Kepala Dinas PU sudah saya telepon, katanya besok sampai ke sini. Kalau saya maunya gausah banyak rapat, langsung action aja,” tegasnya.

Kecamatan juga telah mengajukan proyek pembangunan jalan tersebut sepanjang tiga kilometer melalui APBD sebesar Rp 31,7 miliar. Dan urunan dari pihak swasta senilai Rp 1,5 miliar.

“Yang saya minta ke perusahaan 1,5 m sudah terkumpul Rp 600 juta tetapi sampai sekarang belum ada realisasi. Enggak mesti menunggu terkumpul karena itu dana darurat, dikerjakan dahulu yang ada. Kecuali APBD kan dilelang,” paparnya.

Baca Juga  Pansus Petani dan Nelayan di Kukar, Dorong Terciptanya Keadilan dan Kesejahteraan
Anggota DPRD Kukar Dapil VI Doni Ikhwani bersama Camat Kenohan Kaspul saat di lokasi kejadian. (Zulkar/Komparasi)

Sementara itu, Anggota DPRD Kukar Dapil VI Muara Muntai, Muara Wis, Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang Doni Ikhwani menegaskan Pemkab Kukar harus menyiapkan antisipasi terkait mitigasi bencana di wilayah tersebut. “Kalau hujan terus ini ya begini keadaannya, segera mungkin Dinas PU lakukan penanganan,” tegasnya. (zu)