Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Masyarakat Kukar Diimbau Tak Bepergian ke Wilayah Rawan

Kasus Covid Kembali Meningkat, Masyarakat Kukar Diimbau Tak Bepergian ke Wilayah Rawan
Plt Kepala Dinkes Kukar Kusnandar. (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan Surat Edaran No. SR 03.01/C/1422/2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Peningkatan Kasus Covid-19. SE dikeluarkan menyikapi meningkatnya kembali kasus Covid di ASIA, tepatnya di negara Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura.

Covid-19 yang menyebar di negara tersebut merupakan varian XEC, JN.1, LF.7, dan NB1.8. Sementara di Indonesia, kasus Covid-19 menunjukan tren penururan selama minggu ke 20, dengan varian MB 1.1.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) turut merespons adanya SE tersebut. Plt Kepala Dinkes Kukar Kusnandar mengatakan, meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus baru di wilayah Kaltim, pihaknya tetap menindaklanjuti imbauan pusat dengan meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca Juga  Bupati Kukar Serahkan Bantuan ke Desa Perjiwa, Kades Sambut Antusias dan Berterima Kasih

“Ya, kita mengikuti sesuai surat edaran yang ada. Artinya, kita melakukan langkah-langkah kewaspadaan dini. Sampai saat ini, untuk wilayah Kalimantan Timur, belum ada laporan kasus. Mudah-mudahan memang tidak ada laporan, itu intinya,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (2/6/2025).

Kusnandar menjelaskan, imbauan dari Menteri Kesehatan sejauh ini lebih difokuskan pada pengawasan di pintu-pintu masuk seperti bandara, melalui pemasangan alat deteksi suhu tubuh. Namun demikian, kewaspadaan juga harus dilakukan di tingkat masyarakat.

Baca Juga  DPO Empat Tahun, Mantan Kades Bilatalang Ditangkap Akibat Korupsi Miliaran Rupiah

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan, dan memakai masker saat berada di kerumunan. Itu imbauan dasarnya,” jelas Kusnandar.

Meski belum ada laporan kasus baru di Kukar, Kusnandar tetap meminta masyarakat untuk tidak lengah. Salah satu langkah antisipasi yang ditekankan adalah menghindari bepergian ke wilayah yang kasusnya sedang meningkat.

“Masyarakat agar sementara waktu menghindari bepergian ke daerah-daerah yang angka kasusnya tinggi, seperti di Malaysia dan beberapa wilayah Asia lainnya,” pesannya. (fjr)