Kekalahan dari Persebaya Jadi Pelajaran, Borneo FC Persiapkan Laga Kontra PSS Sleman

Kekalahan dari Persebaya Jadi Pelajaran, Borneo FC Persiapkan Laga Kontra PSS Sleman
Pieter Huistra evaluasi pemain yang diasuhnya. (Borneo FC)

SAMARINDA – Kekalahan atas Persebaya 1-2 pada laga pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Ahad (3/9/2023) kemarin menjadi tamparan keras bagi Borneo FC. Mengingat rekor tak terkalahkan tujuh pertandingan beruntun akhirnya terputus.

Posisi tim berjulukan Pesut Etam itu melorot dari posisi kedua ke posisi ketiga dengan total perolehan 19 poin. Menurut pelatih Borneo FC Pieter Huistra, Stefano Lilipaly dan kawan-kawan sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit meskipun tampil ditekan tuan rumah.

Namun, sepanjang pertandingan, pemain banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu, baik posisi lini depan, tengah maupun lini belakang. Beberapa pemain juga tidak bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal.

Baca Juga  Kalah 0-1, Timnas U-17 Indonesia Akui Keunggulan Korea Selatan

“Saya rasa ada kesalahan waktu kami melakukannya. Kami lupa untuk bertahan 2-3 kali dan Persebaya mempunyai striker yang bagus,” kata Pieter Huistra, Selasa (5/9/2023).

Pieter Huistra mengakui kekalahan tidak pernah menyenangkan. Kekecewaan itu pasti, tetapi dia tidak akan terus meratapi kekalahan.

Dia tetap melihat kekalahan dari sudut pandang positif sehingga bisa mendapatkan sudut pandang baru tentang kekurangan dan kelebihan tim yang diasuhnya.

Selain itu, dia juga mendapatkan banyak bahan evaluasi lawan untuk menyempurnakan Borneo FC ke pekan-pekan berikutnya.

“Ini hasil yang mengecewakan, tetapi kami mendapatkan pelajaran dan mengambil hal yang positif,” ungkapnya.

Baca Juga  Dua Insiden Maut dalam Sepekan di Pelabuhan Semayang, Polisi dan KSOP Perketat Pengawasan Kapal

“Ini yang saya suka dari tim saya di sepakbola, mengambil hal yang positif,” sambung Huistra.

Borneo FC masih menjadi kandidat kuat di peta persaingan papan atas. Mereka hanya terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Madura United (23 poin), serta terpaut satu poin dari posisi kedua Barito Putera (20 poin).

Borneo FC pun tidak bisa bersantai-santai karena terus dipepet RANS Nusantara FC (19 poin) di posisi keempat dengan jumlah poin yang sama.

Lalu, PSIS Semarang (18 poin), Persebaya Surabaya (18 poin) mengintai dengan jarak satu poin saja. Di susul oleh PSS Sleman dan Bali United yang mengantongi 17 poin.

Baca Juga  Kalahkan Jerman, Indonesia Juara FIFAe World Cup featuring Football Manager 2024

“Hasil kemarin merupakan pertandingan yang keras dan kami akan menuju ke pertandingan selanjutnya,” tutup Huistra. (nt)