Mahfud MD Nyatakan Mundur Baik-Baik dari Jabatan Menko Polhukam

Sebut Masa Pendaftaran Capres Terlalu Lama, Mahfud MD: Enam Hari Saja
Mahfud MD.

BANDAR LAMPUNG – Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menyatakan mengundurkan diri sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Keputusan ini disampaikannya, Rabu (31/1/2024).

Surat pengunduran sebagai Menko Polhukam ini, kata Mahfud, rencananya diserahkan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (1/2/2024).

“Dan surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu dengan Presiden, tetapi saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi waktu langsung saya sampaikan surat ini,” sebutnya.

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga menyebut pengunduran dirinya dari jabatan Menko Polhukam telah disepakati dengan capres Ganjar Pranowo. Termasuk dengan semua partai politik yang mengusung pasangan calon Ganjar-Mahfud.

Baca Juga  Doctor On Call Bakal Diujicobakan di Sepuluh Puskesmas di Samarinda

Keinginan untuk mundur dari jabatan Menko Polhukam itu sendiri sudah disampaikan Mahfud pada acara “Tabrak Prof” di Semarang, Jawa Tengah, Selasa malam (23/1/2024). Saat itu, Mahfud menyebut dirinya sedang menunggu waktu yang tepat untuk mundur dari kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.

“Menunggu timing dan dengan rasa hormat kepada Presiden, Pak Jokowi, jadi tidak akan menyinggung siapa-siapa,” tuturnya.

Baca Juga  Meriahkan HUT Anggana, Dispar Kukar Bakal Gelar Youth Festival Akhir Bulan Ini

Pengunduran dirinya itu, sambung Mahfud, akan dilakukan secara baik-baik. Sehingga tidak ada pertentangan.

“Apa yang disampaikan Pak Ganjar ke publik sore ini adalah kesepakatan saya dengan Pak Ganjar sejak awal, bahwa saya pada saatnya yang tepat, nanti pasti akan mengajukan pengunduran diri secara baik-baik. Jadi, tidak ada pertentangan antara saya dengan Pak Ganjar,” tegasnya. 

Sementara itu Presiden Jokowi menyatakan menghargai keputusan Mahfud Md untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju. “Itu hak, dan saya sangat menghargai,” ujarnya.

Baca Juga  Mujianto Sosialisasikan Raperda Cara Pengupasan, Pengendalian Galian, dan Pematangan Lahan

Namun begitu, saat berita ini diturunkan, Jokowi mengaku belum memperoleh laporan terkait mundurnya Mahfud. (xl)