Nyaris Menang, Pelatih Borneo FC Sebut Gol Pemain Persik Kediri Menyakitkan

Nyaris Menang, Pelatih Borneo FC Sebut Gol Pemain Persik Kediri Menyakitkan
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra. (Borneo FC)

KEDIRI – Pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengaku pertandingan yang digelar di Kediri bukanlah pertandingan yang mudah. Hal ini mengomentari jalannya pertandingan kontra Persik Kediri, Senin (3/7/2023) yang berakhir imbang 1-1.

“Kami semua senang liga bisa kembali berjalan. Kami menantikan pertandingan yang ini. Perasaan kami setelah melihat pertandingan tadi adalah kami telah melakukan hal yang cukup untuk bisa memenangkan pertandingan. Tetapi, di sepak bola terkadang kamu tidak bisa mendapatkan hal yang seharusnya pantas didapatkan,” terangnya.

“Gol penyeimbang di menit akhir sangatlah menyakitkan. Kami mendapatkan satu poin tapi kami senang karena musim telah berjalan. Masih ada 33+4 pertandingan lagi,” sambung Pieter usai laga.

Baca Juga  Rampung Dibangun, Sculpture Pesut di Samarinda Seberang Rampung Tuai Pro Kontra Warga

Adapun strategi dari Borneo FC untuk menghidupkan lini tengah yakni ingin lebih dominan, ingin mempunyai bola, dan melakukan tekanan terhadap lawan. Di sepak bola, harus belajar dan mengambil sesuatu dari pertandingan dan menggunakannya dengan cara positif untuk pertandingan selanjutnya.

Saat disinggung mengenai Leo Lelis dan Kei Hirose masuk sebagai pemain pengganti, muncul pertanyaan apakah Pieter Huistra memiliki masalah dengan Leo. Pelatih asal Belanda itu menegaskan tidak ada masalah apapun dengan Leo.

Baca Juga  Nekat Curi Dua Ponsel, Warga Sungai Pinang Terancam Tujuh Tahun Penjara 

“Pemain Indonesia melakukannya dengan baik. Jadi saya tak melihat berdasarkan dengan kewarganegaraan, tetapi saya melihat berdasarkan siapa pemain terbaik. Itu yang bagi saya paling penting,” pungkas Pieter.

Sementara kiper Borneo FC Nadeo Argawinata bersyukur dengan dimulainya kembali liga. Dan diawali dengan pertandingan yang cukup bagus.

“Kami main away dah dapat satu poin di Kediri. Yah, itulah sepak bola. Kadang kami dominan di satu pertandingan,tapi hasil masih belum maksimal,” tutup Nadeo. (nta)