KUTAI KARTANEGARA — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melantik 124 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemkab Kukar. Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati, Jumat (6/2/2026).
Dalam arahannya, Bupati Aulia menekankan bahwa penyegaran birokrasi diperlukan untuk memperkuat kinerja organisasi. Dia juga mengingatkan para pejabat agar segera beradaptasi dengan tugas baru dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Rotasi itu bagian dari penyegaran. Saya harap semua bisa langsung bekerja maksimal,” ujarnya.
Aulia turut menyinggung sejumlah jabatan di beberapa dinas yang masih kosong. Pengisiannya akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. Panitia seleksi akan dibentuk dalam waktu dekat, dan proses pengisian ditargetkan rampung kurang dari satu bulan.
“Beberapa posisi belum terisi definitif, jadi harus melalui seleksi. Target kami tidak lebih dari satu bulan,” katanya.
Aulia juga menekankan pentingnya penggunaan data sebagai dasar perencanaan dan intervensi program pemerintah. Menurutnya, kelemahan dalam pengelolaan data berdampak langsung pada ketepatan sasaran program.
“Bekerja itu harus berbasis data. Tanpa data yang jelas, intervensi bisa salah sasaran,” tegas Aulia.
Bupati mencontohkan kebutuhan akurasi data desil 1–3 untuk memetakan masyarakat miskin. Data tersebut, katanya, berpengaruh pada indikator kinerja pemerintah, seperti kemiskinan, stunting, hingga rumah layak huni.
“Posisi data itu penting karena semua kinerja kita diukur dari situ,” pungkas Aulia. (fjr)












