Pemkab Kukar Hadirkan Internet Gratis ke Pelosok Desa Lewat Jaringan Starlink

Pemkab Kukar Hadirkan Internet Gratis ke Pelosok Desa Lewat Jaringan Starlink
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri usai menghadiri peluncuran Pantau BPKB ETAM. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Layanan internet akan menyeluruh hingga ke pelosok desa-desa yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wabup Rendi Solihin memiliki visi Kukar Idaman Terbaik, yang salah satu dari 17 program dedikasinya adalah Program Internet Desa Gratis.

Saat menghadiri peluncuran Pantau BKPB Etam, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa pemerintah daerah turut mendukung inovasi digital layanan publik tersebut dengan memberikan pemerataan akses internet.

“Kami sudah melakukan percobaan untuk memastikan ketersediaan internet di setiap desa,” jelasnya saat diwawancarai usai peluncuran.

Baca Juga  Wabup PPU Sidak Puskesmas Petung, Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat

Salah satu desa yang sudah mendapatkan program Internet Desa Gratis, yakni Desa Sungai Bawang Kecamatan Muara Badak. Pemkab Kukar memberikan layanan internet melalui Starlink.

“Ada Kepala Desa Sungai Bawang di sini, silakan ditanya, baru-baru ini kita pasang Starlink di sana,” kata Aulia.

Starlink merupakan layanan internet satelit yang dikembangkan oleh SpaceX, perusahaan milik Elon Musk. Layanan ini bertujuan menyediakan akses internet broadband berkecepatan tinggi dan latensi rendah di seluruh dunia, termasuk daerah terpencil dan pedesaan yang sulit dijangkau oleh infrastruktur telekomunikasi tradisional. 

Baca Juga  Jokowi Sebut Indonesia Butuh Pemimpin Konsisten untuk Melompat Maju

Selain itu, Pemkab Kukar juga turut memasang router di beberapa titik untuk memperkuat sinyal internetnya agar dapat menjangkau seluruh desa. Aulia berharap program yang telah berjalan di Desa Sungai Bawang dapat segera diterapkan di seluruh desa yang ada di Kukar.

“Kalau memang sudah bisa termanfaatkan dengan baik, insyaallah pola ini akan kita replikasi ke seluruh desa di Kutai Kartanegara,” tutupnya. (fjr)