Pemkab Kukar Siapkan Umrah Gratis bagi Guru Ngaji dan Tokoh Islam Mulai 2026

Pemkab Kukar Siapkan Umrah Gratis bagi Guru Ngaji dan Tokoh Islam Mulai 2026
Kabag Kesra Setkab Kukar Dendy Irwan Fahriza. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan program “Terima Kaseh Guru Ngajiku”. Salah satu dari 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang menjadi bentuk apresiasi kepada para tokoh keagamaan di daerah.

Program ini mencakup pemberian kesempatan umrah gratis bagi guru ngaji, imam masjid, marbot, serta tokoh umat Islam lainnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar Dendy Irwan Fahriza menjelaskan, saat ini pihaknya sedang merampungkan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Namun, prosesnya masih menunggu pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Baca Juga  Komisi II DPRD Samarinda Carikan Solusi UMKM Dapat Masuk ke Retail Modern

“Setelah Perda RPJMD disahkan, baru kita bahas bersama tim teknis mengenai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) program ini, termasuk mekanisme dan kriteria penerima manfaatnya,” jelas Dendy di Ruang Rapat Sekda, Senin (10/11/2025).

Dia menambahkan, mekanisme penentuan peserta umrah nantinya kemungkinan akan mengacu pada pendekatan serupa dengan program Gratispol yang dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

“Pendataan bisa mengacu pada data Kementerian Agama, dengan syarat peserta memiliki izin resmi dan beridentitas sebagai warga Kukar,” terangnya.

Baca Juga  Dispora Kukar: Pemuda Kini Semakin Melek Bisnis, Peluang Usaha di Kukar Dinilai Kian Menjanjikan

Dendy menegaskan, program ini dirancang untuk memberikan penghargaan kepada para pengabdi keagamaan di tingkat akar rumput yang selama ini berperan penting dalam membina umat dan menjaga kehidupan beragama di Kukar.

“Insyaallah, pelaksanaannya dimulai pada tahun 2026,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemkab Kukar berharap dapat menumbuhkan semangat dan motivasi bagi para guru ngaji dan tokoh keagamaan yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat. (advprokom/fjr)