KUKAR IDAMAN SEP 26
Paser  

Pemkab Paser Optimistis Kurangi Beban Lingkungan dengan Pengelolaan Sampah

Pemkab Paser Optimistis Kurangi Beban Lingkungan dengan Pengelolaan Sampah
Bupati Paser dr Fahmi Fadli melakukan kunjungan lapangan untuk mengecek langsung kondisi dan operasional TPST Songka, Selasa (3/3/2026). (Prokopim)

PASER – Bupati Paser dr Fahmi Fadli melakukan kunjungan lapangan untuk mengecek langsung kondisi dan operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Songka, Selasa (3/3/2026). Sebagai tindak lanjut nyata dari komitmen mewujudkan Kabupaten Paser yang bersih dan berkelanjutan. 

​Kunjungan ini dilakukan guna memastikan bahwa sistem pengolahan sampah di wilayah tersebut berjalan sesuai standar operasional yang baik dan benar, selaras dengan visi pemerintah daerah menuju target Zero Waste (nol sampah).

​Fokus utama dalam tinjauan ini adalah mengevaluasi efektivitas hilirisasi sampah pasca-penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk beberapa waktu lalu. 

Baca Juga  Kunker ke Desa Pasir Mayang, Bupati Paser Pastikan Kondisi Infrastruktur Terjaga Baik

Dalam kerja sama tersebut, sampah yang telah diproses di TPST Songka diproyeksikan untuk menjadi bahan bakar alternatif (Refuse Derived Fuel/RDF) bagi industri semen.

“Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur yang kita miliki di TPST Songka benar-benar siap. Kerja sama dengan pihak swasta seperti Indocement bukan sekadar seremonial, tapi harus berdampak langsung pada pengurangan volume sampah di TPA,” ungkap Fahmi.

​Dalam pengecekan tersebut, dr Fahmi Fadli didampingi dinas terkait untuk melihat alur pemilahan hingga pengolahan akhir. Beliau menekankan pentingnya akurasi dalam pemilahan sampah agar material yang dikirim ke mitra industri memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan.

Baca Juga  Tiga Juta Warga Kaltim Terkoneksi Internet, Penetrasi Internet Lampaui Rata-Rata Nasional

​Beberapa poin penting yang menjadi catatan Bupati dalam kunjungan ini antara lain, memastikan alat pencacah dan pengering sampah berfungsi 100%, kesiapan tenaga kerja di lapangan dalam memilah sampah organik dan anorganik secara efektif dan menjamin proses pengolahan di TPST tidak menimbulkan bau yang mengganggu pemukiman sekitar.

Dengan pengelolaan sampah yang benar, Pemkab Paser optimistis dapat mengurangi beban lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomis dari limbah rumah tangga.

“Target kita jelas, yaitu pengelolaan sampah yang benar-benar tuntas dari hulu ke hilir. Jika TPST Songka ini berjalan optimal, Paser akan menjadi contoh daerah yang berhasil mengubah masalah sampah menjadi solusi energi,” pungkasnya. (xl)