SAMARINDA – Bencana akibat cuaca ekstrem menjadi salah satu prioritas penanganan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini. Sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Hero Mardanus Satyawan saat membuka Workshop Penyusunan Rencana Kontigensi Bencana Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Selasa (19/08/2025).
“Keselamatan warga adalah prioritas utama, sehingga penanganan bencana harus dilakukan sebaik mungkin, dengan langkah yang terencana, terpadu, dan terstruktur melalui kerja sama pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
“Dukungan dari berbagai pihak akan mempermudah koordinasi antar-OPD, organisasi, relawan, serta unsur-unsur masyarakat,” sambung Hero.
Lebih lanjut, dirinya berharap dokumen Rencana Kontigensi Bencana Tahun 2025 dapat bermanfaat bagi seluruh pihak, khususnya warga Kota Samarinda.
Sementara itu, Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo yang turut memberikan arahan secara daring, menyambut baik pelaksanaan workshop ini sebagai bentuk kepedulian Pemkot Samarinda terhadap penanganan bencana.
“Kegiatan ini menunjukkan keseriusan Pemkot Samarinda dalam melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari OPD, NGO, lembaga kemanusiaan, hingga dunia usaha,” ujarnya.
Agus juga menekankan pentingnya sosialisasi dan peningkatan kapasitas melalui pelatihan, serta dukungan regulasi resmi seperti Surat Keputusan maupun skema pendanaan agar dokumen rencana kontigensi benar-benar dapat diimplementasikan.
Workshop ini menjadi langkah strategis Pemkot Samarinda dalam menyusun dokumen perencanaan yang akan menjadi acuan bersama dalam menghadapi potensi bencana di tahun 2025. (xl)












