SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyosialisasikan pengumuman pembukaan beasiswa secara merata kepada masyarakat. Hal ini disampaikan menjelang pembukaan Beasiswa Kaltim Tuntas 2023, Senin (20/2/2023) mendatang.
Kata dia, pemberian beasiswa kepada pelajar masih memerlukan peningkatan, terutama pada pelajar yang berada di wilayah yang dapat dikategorikan berada di kawasan tertinggal, terpencil, dan terluar (3T). Karena itu perlu upaya masif penyebarluasan informasi beasiswa guna peningkatan kualitas pendidikan juga pelayanan terhadap masyarakat yang memerlukannya.
“Adanya beasiswa setiap tahunnya dari Pemerintah Kaltim sangat dinantikan oleh masyarakat kita, sehingga informasi ini harus sampai kepada masayarakat secara merata. Tidak hanya di perkotaan saja, tapi daerah yang sulit dijangkau seperti sejumlah wilayah di Kukar harus diperhatikan,” ungkap Salehuddin.
Kata dia, masyarakat yang berada di luar wilayah perkotaan sampai sekarang masih terbilang minim informasi mengenai formasi beasiswa. Untuk itu politisi Partai Golkar ini mendorong Pemprov khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim bisa bekerja sama dengan pemerintah kabupaten maupun pemerintah kota setempat untuk membantu penyebarluasan informasi beasiswa.
“Kami melihat masih banyak masyarakat yang belum menjangkau informasi beasiswa itu. Makanya kami dorong supaya penyebarannya dapat merata hingga ke pelosok daerah,” tutur Salehuddin.
Apalagi peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim ikut mempengaruhi peningkatan alokasi anggaran sektor pendidikan. Hal ini bakal percuma jika perencanaan penggunaan anggaran tidak tepat.
“Pemerintah melalui Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT) harus mengevaluasi proses beasiswa tahun-tahun sebelumnya dan merumuskan beasiswa tahun ini. Sehingga penyebaran beasiswa tepat sasaran dan hasil yang diinginkan sesuai harapan,” tegas Salehuddin. (xl)












