Pemprov Kaltim Sambut Baik Rencana Ikatan Keluarga Minangkabau Gelar Event Internasional

Pemprov Kaltim Sambut Baik Rencana Ikatan Keluarga Minangkabau Gelar Event Internasional
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (kanan) saat menerima kedatangan IKM. (Foto: Fathur Al-Qadrie/Pemprov Kaltim)

SAMARINDA – Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Provinsi Kaltim berencana menggelar event internasional di Benua Etam. Rencana ini mendapat sambutan baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. 

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi event yang digelar IKM. Apalagi skalanya tidak biasa-biasa saja, menghadirkan tamu internasional sedunia,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik saat menerima Pengurus IKM Kaltim, Sabtu (2/11/2024).

Dia mengharapkan event internasional ini memberi dampak besar bagi masyarakat Kaltim. Menurut Akmal, momentum ini bisa meningkatkan dan menumbuhkan ekonomi kreatif.

Baca Juga  DPK Kaltim Berdayakan Perpustakaan Desa Wujudkan Inklusi Sosial

Untuk itu, pengurus IKM wajib berkolaborasi dengan seluruh pihak termasuk pemerintah daerah guna menyukseskan kegiatan ini. “Saya yakin orang Minang mampu berkolaborasi dengan pemerintah,” imbuh Akmal.

Disampaikan pula, event ini sekaligus menjadi ajang masyarakat internasional lebih mengetahui dan mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN). Apalagi event ini menampilkan kebudayaan yang besar di Kaltim, bukan hanya kebudayaan Minang.

“Misal kita tampilkan kebudayaan Bugis, Banjar maupun Kutai. Termasuk kulinernya hadirkan Coto Makassar, Soto Banjar. Tak hanya masakan Padang. Artinya UMKM bergerak,” tutur Akmal.

Baca Juga  Gubernur Awali Pembangunan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Kanujoso Djatiwibowo

Sementara itu Ketua IKM Kaltim Sidi Sudirman Toko membeberkan, tujuan kunjungan untuk silaturahmi dan melaporkan kegiatan IKM awal Desember nanti untuk pelantikan Pengurus IKM Kaltim yang baru.

“Sesuai saran Pj Gubernur, IKM bisa menggelar seminar internasional dengan tema Budaya Minangkabau sebagai kontribusi IKN dengan mengundang negara Australia, Malaysia, Singapura, Brunei,” paparnya.

Gelaran festival kuliner nusantara dengan mengundang paguyuban daerah lain dan ⁠pameran budaya nusantara atau peninggalan benda pusaka. (xl/advdiskominfokaltim)