Penajam Sumbang Gabah Terbanyak ke Bulog, Capai 4.400 Ton hingga Mei 2025

Foto : Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto.

PENAJAM – Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tercatat sebagai penyumbang terbesar penjualan gabah ke Perum Bulog di wilayah Kalimantan Timur. Hingga awal Mei 2025, sebanyak 4.400 ton gabah berhasil dibeli Bulog dari petani PPU.

Angka tersebut jauh melampaui hasil penyerapan gabah dari daerah lain seperti Kabupaten Paser dengan 754 ton dan Kutai Kartanegara yang hanya 339 ton.

Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan pencapaian ini merupakan buah dari kebijakan pemerintah yang menetapkan harga pembelian gabah oleh Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram.
“Petani sekarang merasa aman karena gabah mereka dijamin terbeli dengan harga yang telah ditetapkan. Mereka tak lagi ragu atau khawatir dengan kondisi pasar,” ujar Andi.

Baca Juga  Kapolresta Samarinda Harapkan Peran Polwan Menginspirasi Generasi Muda 

Dari data Dinas Pertanian, total nilai transaksi dari penyerapan tersebut diperkirakan mencapai Rp28 miliar. Dana itu mengalir langsung ke petani dan ikut mendongkrak aktivitas ekonomi pedesaan.

Sebelum kebijakan itu berlaku, petani kerap mengalami kendala saat menjual hasil panen karena harga fluktuatif dan tidak adanya jaminan pembelian. Namun situasi kini berubah sejak Bulog diwajibkan membeli hasil panen petani.

Baca Juga  Warga Samarinda Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan Saat Lebaran

“Ini memberi semangat bagi petani untuk terus menanam. Selain menjamin kesejahteraan mereka, juga menjaga ketahanan pangan dan kestabilan harga beras,” tambah Andi. (Adv/Zu)