KUTAI KARTANEGARA – Infrastruktur jalan di Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar) masih menjadi perhatian utama. Camat Kota Bangun Darat Julkifli mengungkapkan, meskipun sebagian besar akses jalan telah mengalami perbaikan, masih ada beberapa titik yang kondisinya belum memadai, terutama di jalur yang menghubungkan Desa Wonosari dan Desa Kedang Ipil.
Menurut Julkifli, akses dari Desa Sukabumi menuju Desa Kedang Ipil saat ini sudah hampir sepenuhnya baik. Hanya tersisa sekira satu kilometer jalan yang masih dalam kondisi kurang bagus.
Sementara itu dari Kedang Ipil hingga kantor kecamatan, seluruh jalan sudah mendapatkan semenisasi yang memadai, sehingga mempermudah mobilitas warga. Namun kondisi berbeda terjadi pada jalur dari Desa Wonosari menuju Kedang Ipil yang masih memiliki enam kilometer jalan belum tersentuh semenisasi.
“Kalau musim hujan, kondisi jalan jadi sangat berlumpur dan licin. Jadi warga harus mencari jalur alternatif dengan memutar melalui Melak–Tenggarong, yang waktu tempuhnya bisa satu jam lebih lama,” ujar Julkifli, Rabu (5/3/2025).
Dia menegaskan, pemerintah kecamatan telah memasukkan perbaikan jalan ini sebagai prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilakukan.
“Kami telah mengajukan usulan ini sebagai prioritas nomor satu. Kami berharap pada tahun 2026 Dinas PU bisa merealisasikan pembangunan jalan ini,” tambahnya.
Lebih lanjut Julkifli menyampaikan, kondisi jalan yang buruk tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga menghambat distribusi barang dan jasa. Selain itu, akses bagi pelajar yang hendak pergi ke sekolah serta masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan juga menjadi lebih sulit.
“Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan pembangunan jalan ini. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Kota Bangun Darat dapat menikmati akses jalan yang lebih baik,” pungkasnya. (adv/fjr)
situs toto slot gacor kampungbet.com situs slot gacor toto slot











