SAMARINDA – Misteri penemuan potongan tangan diduga milik manusia di perairan Sungai Mahakam, Samarinda belum terkuak. Hingga saat ini Polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.
“Kami masih menunggu hasil visum dan sidik jari. Karena paling cepat butuh tiga hari untuk mengetahui hasilnya. Itu disebabkan karena potongan tangan itu sudah membusuk dan harus kering agar bisa dilakukan sidik jari,” jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda Kompol Subari saat dihubungi melalui telepon, Rabu (6/7/2022).
Selain itu Subari menjelaskan, hingga sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan sanak keluarga.
“Belum ada laporan kehilangan dari masyarakat, ataupun insiden yang terjadi di sekitar lokasi atau pinggiran sungai,” kata Subari.
Dia belum berani menyimpulkan bahwa tangan tersebut merupakan tangan manusia. Sebab menunggu kepastian dari rumah sakit yang melakukan visum.
“Mau kami umumkan, kami belum tahu itu tangan apa. Kalau kami umumkan itu tangan manusia ternyata hewan, susah kami. Jadi kami belum berani menyimpulkan, kalau belum kepastian dari rumah sakit,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, awak kapal di Pelabuhan Samarinda dikejutkan penemuan potongan telapak tangan yang mengambang di atas Sungai Mahakam. Penemuan itu diawali saat awak kapal mencium aroma tak sedap.
“Dari keterangan saksi awalnya mencium bau tidak sedap yang dikira dari Balai Hewan, kemudian oleh saksi dilihat dan ternyata potongan tangan kiri mengapung dengan posisi telapak tangan telentang menghadap ke atas,” ujar Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi, Selasa (5/7/2022).
“Sementara masih Mr X. Kami belum dapat memastikan apakah ini tangan pria atau perempuan. Kami juga akan melakukan pengecekan sidik jarinya untuk mengetahui identitas Mr X ini,” katanya.
Meski masih misterius, polisi menduga potong tangan tersebut berjenis kelamin perempuan lantaran dari ukuran jari berukuran kecil dan halus.
“Dari ciri-ciri potongan tangan kita duga berjenis kelamin perempuan. Hal ini diketahui dari bentuk tangan, kuku, dan jari agak halus,” terangnya. (nta)












