KUTAI KARTANEGARA – Menyambut arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) memperketat pengamanan lintas wilayah. Tidak hanya jalan raya yang menjadi konsentrasi, tetapi juga jalur perairan yang dalam beberapa bulan terakhir kerap memunculkan kasus kecelakaan.
Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Polres Kukar sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat Mahakam 2026.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, mengatakan seluruh instansi terkait memiliki peran penting dalam menyukseskan operasi pengamanan Lebaran yang berlangsung hampir dua pekan.
“Rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi seluruh pihak dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026. Tagline dari Mabes Polri tahun ini adalah mudik aman, keluarga bahagia,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polres Kukar menyiapkan 21 pos pengamanan dan pelayanan, yang tersebar di sejumlah titik strategis:
• 1 Pos Terpadu di Taman Tanjung
• 3 Pos Pelayanan termasuk di KM 38 dan dua rest area
• 1 Pos Pengamanan di Lembuswana
• 16 Pos Pengamanan lainnya berada di jajaran polsekTotal pasukan yang diterjunkan mencapai 348 personel, terdiri dari polisi, TNI, Dishub, Dinkes, dan sejumlah instansi pendukung lainnya.
Selain pengaturan lalu lintas, aparat juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan. Koordinasi dengan Dinas PU dilakukan untuk memastikan perbaikan darurat dapat dilaksanakan sebelum dan selama masa mudik.
“Kalau ada jalan rusak yang belum sempat diperbaiki, kami akan memasang imbauan dan rambu-rambu agar pengguna jalan lebih berhati-hati,” kata Kapolres.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jalur perairan tahun ini mendapat penanganan ekstra. Hal ini menyusul beberapa kecelakaan air yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, termasuk insiden kapal tenggelam di Sungai Mahakam.
Melalui Satpolair, Polres Kukar akan meningkatkan pemeriksaan kelayakan kapal, memastikan ketersediaan jaket keselamatan, serta memberikan imbauan langsung kepada para pemilik perahu dan penumpang.
Selain mengamankan arus mudik, aparat juga mewaspadai lonjakan pengunjung di tempat wisata, masjid, dan lokasi-lokasi umum yang biasanya ramai menjelang dan setelah Lebaran.
Operasi Ketupat Mahakam 2026 akan berlangsung 13–25 Maret, mencakup seluruh jalur transportasi dan area publik di Kukar.
“Kami berharap masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan, mudik, dan libur Lebaran dengan aman dan nyaman,” tutup Kapolres. (fjr)












