Potensi Danau Tanjung Sarai Jadi Rekomendasi Kukar ke Tim Visitasi Pariwisata Kaltim

Potensi Danau Tanjung Sarai Jadi Rekomendasi Kukar ke Tim Visitasi Pariwisata Kaltim
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono saat memaparkan potensi wisata Danau Tanjung. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Wisata Danau Tanjung Sarai, Kecamatan Kota Bangun direkomendasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Sebagai objek penilaian panji keberhasilan bidang pariwisata yang dilakukan Tim Visitasi Pariwisata Pemprov Kaltim, Kamis (29/9/2022) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati, Tenggarong.

“Potensi yang luar biasa dan memiliki daya tarik mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono.

Menurut Sunggono, direkomendasikannya Tanjung Sarai sebagai objek penilaian karena dilihat dari keindahan pemandangan danau. Dengan aktivitas menyusuri danau menggunakan perahu atau sepeda air menambah wahana wisata di danau tersebut banyak diminati para pengunjung.

Baca Juga  Progres RS Muara Badak, Wabup Kukar Optimistis Bisa Dioperasikan Akhir Tahun

“Wisata ini merupakan salah satu unit Usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang anggaran pembangunannya melalui dana desa Kedang Murung yang bertujuan kemandirian desa,” paparnya.

Selain itu, jelas Sunggono, di wilayah tersebut juga telah menghasilkan berbagai produk wisata seperti adanya kolam ikan, sepeda air,sepeda listrik, kapal wisata, perahu dayung hingga kapal wisata.

Baca Juga  Dorong Produksi Sapi Lokal, Gubernur Kaltim Resmikan Kandang Intensive Farming

“Inovasi dan kreativitas yang dihasilkan dengan pemanfaatan danau untuk dikemas menjadi tujuan wisata, disertai dengan pembangunan area kuliner di atas danau,” imbuhnya.

Keberadaan objek wisata tersebut juga menjadi perhatian pemerintah daerah dengan dukungan pembangunan infrastruktur jalan melalui dana APBD dengan agregrat jalan lingkar.

“Tentu ke depan objek wisata Danau Sarai ini menjadi salah satu unggulan yang dapat dijadikan rekomendasi dalam tujuan wisata. Sehingga multiplier effect yang berdampak terhadap kemandirian UMKM setempat hingga kontribusi ke daerah,” tandasnya. (zu)