Resmi Beroperasi, Pabrik Semen Kutim Diklaim Takkan Rusak Lingkungan

Resmi Beroperasi, Pabrik Semen Kutim Diklaim Takkan Rusak Lingkungan
Wakil Direktur Hongshi Holding Group Guo Chiceng (kiri) bersama Gubernur Kaltim Isran Noor saat peresmian Pabrik Semen Kobexindo. (Adpimprov Kaltim)

KUTAI TIMUR – Operasional Pabrik Semen di Kutai Timur (Kutim) diklaim tidak akan merusak lingkungan. Sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Hongshi Holding Group Guo Chiceng.

Guo mengaku sangat bahagia karena akhirnya pabrik semen yang mereka bangun sejak tahun 2021 yaitu PT Kobexindo Cement bisa diselesaikan dan mulai beroperasi. Diresmikan Gubernur Isran Noor di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Rabu (23/8/2023) memiliki kapasitas produksi 8 juta ton per tahun. Total nilai investasi pabrik semen ini adalah USD 1 miliar atau setara Rp15 triliun.

“Hari ini adalah hari yang sangat indah. Berkat dukungan semua pihak, tahap pertama produksi 8 juta ton semen hari ini diresmikan oleh Pak Gubernur,”  ungkap Guo.

Baca Juga  Rapat Bersama Mendagri, Sekda Sampaikan Kukar Ingin Berkembang Selaras dengan IKN

Selain PT Kobexindo Cement di Kaltim, secara keseluruhan Hongshi Holding Group diperkuat 60 perusahaan di sejumlah negara dengan total aset mencapai Rp105 triliun

“Total produksi semen kami seluruhnya 120 juta ton per tahun. Terbesar ketiga di China,” kata Guo Chiceng.

Sebelumnya, Hongshi Holding Group juga telah membangun pabrik semen di Jember, Jawa Timur dengan kapasitas produksi 3 juta ton per tahun.

Baca Juga  Sadis! Komplotan Residivis Lakukan Penganiayaan hingga Tangan Korban Putus

Guo Chiceng pun memastikan operasi Hongshi Holding Group tidak akan merusak lingkungan. Sebaliknya, dengan kemampuan teknologi tingkat tinggi yang mereka miliki, operasi mereka sangat ramah lingkungan.  Bahkan mereka sudah memilki industri lingkungan.

“Bahkan kami bisa mengolah limbah padat menjadi determinalisasi, penyumberdayaan dan penonaktifan bahaya,” terangnya.

Industri lingkungan Hongshi Holding melalui Hongshiep, berkomitmen memberi perlindungan lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

“Komitmen kami, langit lebih biru, air lebih hijau,” tegasnya.

“Menjadi pembersih kota, bagian penting Insfratruktur, memberi manfaat lingkungan dan sosial yang baik,” imbuh Guo. (xl)